Apresiasi Kinerja KPK, Banten Bersih Desak Tuntaskan Kasus TCW


Apresiasi Kinerja KPK, Banten Bersih Desak Tuntaskan Kasus TCW_Foto bantenhariini.BHI

Apresiasi Kinerja KPK, Banten Bersih Desak Tuntaskan Kasus TCW_Foto bantenhariini.BHISERANG, bantenhariini.com – Penangkapan terhadap Kalapas Sukamiskin kelas 1, Wahid Husen serta penyegelan terhadap 2 kamar sel milik terpidana korupsi atas nama Fuad Amin dan Tubagus Chaeri Wardhana (TCW), adik Mantan Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah oleh KPK, membuat masyarakat Banten maupun Indonesia terkejut. Salah satunya Penggiat Anti Korupsi yang tergabung dalam Banten Bersih. Banten Bersih memberikan apresiasi terhadap upaya yang dilakukan oleh KPK.

“Peristiwa ini tentu saja mengejutkan publik. Mengingat kasus semacam ini jarang terjadi, bahkan sampai ada penyegelan sel yang dihuni terpidana korupsi. Makanya kami dari Banten Bersih, sangat bangga dengan KPK yang berani bertindak tegas dalam menegakan hukum di Indonesia,” ungkap Koordinator Banten Bersih, Gufroni melalui sambungan telpon, Minggu(22/7).

Menurut Gufroni, kejadian penangkapan Kalapas dan juga penyegelan kamar terpidana baru pertama kali terjadi di Indonesia, karena biasanya KPK sesaat melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) dan disertai penyegelan terhadap ruang kerja tersangka atau suatu kamar pribadi tersangka. “Tapi kali ini hingga penangkapan dan juga penyegelan kamar terpidana korupsi di sel. Sungguh luar biasa atas kinerja KPK,” jelasnya.

Gufroni juga mengaku, bingung dengan tidak adanya penghuni yang mendiami sel terpidana korupsi tersebut, dan tempatnya kosong.

“Kami menduga salah satu penghuninya yaitu Wawan memang sering keluar masuk Lapas Sukamiskin, dan rumor ini sudah lama kami dengar. Bahkan info kami peroleh kalau Wawan ini hanya berada dalam Lapas 2 hari dalam 1 pekan dengan dugaan motif plesiran dan mengunjungi istrinya Airin Rahmi Diany Walikota Kota Tangerang Selatan,” teranganya.

Atas Kejadian tersebut, Gufroni meminta kepada KPK untuk menelusuri lebih lanjut motif beberapa penghuni Lapas, karena Wawan yang diduga sering keluar masuk Lapas masih memiliki banyak sumber kekayaaan, yang belum semuanya di sita oleh KPK dalam berbagai kasus korupsi.

“Makanya saya dan organisasi Banten Bersih akan mendesak kepada KPK untuk mempercepat proses dugaan tindak pidana pencucian uang yang dilakukan oleh Wawan dan kakaknya Atut, agar bisa menyita harta kekayaan yang didapat dari hasil korupsi yang masih disembunyikan oleh 2 terpidana tersebut,” tandasnya. (FEB).

Comments

comments


0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *