
TANGERANG,bantenhariini.com – Gubernur Banten H Wahidin Halim mengharapkan agar acara perpisahan sekolah tingkat SMA dan SMK dilakukan secara sederhana. Sehingga tidak memberatkan orang tua siswa. Hal itu dikatakan WH panggilan akrab Gubernur Banten tersebut seusai menghadiri HUT Kota Tangerang ke-25 di Pusat Pemerintahan (Puspem) Kota Tangerang, Rabu (28/2). “Kasihan siswa yang ekonomi orang tuanya tidak mampu,” ujanya .
WH menganjurkan agar acara perpisahan sekolah cukup dilakukan di wilayah masing-masing sehingga siswa dan orang tuanya tidak terbebani secara moril maupun materi. WH juga mengharapkan orang tua siswa dan Komite Sekolah tidak mengajukan usul yang aneh-aneh untuk acara perpisahan sekolah anak-anaknya. “ Mungkin sejumlah uang untuk perpisahan tidak masalah bagi sebagian orang tua siswa, tapi mungkin tidak untuk orang tua siswa yang lainnya,” ujarnya lagi.
Padahal dikatakannya juga sejak awal tahun 2018 ini pemerintah Provinsi Banten telah mengucurkan anggaran untuk sektor pendidikan tingkat SMA/SMK yang besar agar meringankan beban orang tua siswa membiayai pendidikan putra – putrinya, “ Rp 1,2 trilyun untuk sektor pendidikan telah dikucurkan untuk sektor pendidikan,” imbuhnya.
Jumlah tersebut dikatakannya untuk membiayai seluruh proses pendidikan, mulai dari alat praktek siswa. Anggaran tersebut juga digunakan untuk menambah honor guru non PNS dari Rp 25 ribu per jam nya menjadi Rp 75 ribu. (Chris)

0 Comments