Tidak Terima Keputusan Rekapitulasi, Vera-Nurhasan Bentuk Tim Keadilan Money Politic


Tidak Terima Keputusan Rekapitulasi, Vera-Nurhasan Bentuk Tim Keadilan Money Politic_Foto Bantenhariini_Aep.BHI

Tidak Terima Keputusan Rekapitulasi, Vera-Nurhasan Bentuk Tim Keadilan Money Politic_Foto Bantenhariini_Aep.BHISERANG, bantenhariini.com – tidak terima dengan keputusan hasil Rapat Pleno Rekapitulasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Serang, membuat tim pemenangan Pasangan Calon (Paslon) nomor urut 1, Vera Nurlaela Jaman-Nurhasan akan membentuk tim keadilan Money Politic, sebagai bentuk kecewa terhadap Bawaslu Banten dan Panwaslu Kota Serang yang tidak merespon laporan dugaan Money Politic.

“Tidak ada respon yang pasti dari Bawaslu dan Panwaslu, padahal tim advokasi telah melayangkan surat penundaan Rapat Rekapitulasi secara resmi. Semsetinya Bawaslu serta Panwaslu juga menyampaikan surat secara resmi kepada kami, mengenai tidak bisa penundaan Rapat Rekapitulasi,” ungkap Ketua Tim Pemenang Paslon nomor urut 1, Tubagus Ikhwan Subhi seusai Rapat Rekapitulasi di Hotel Ledian Kota Serang, Kamis(5/7).

Lanjut Ikhwan, Paslon nomor urut 1 meminta suatu bentuk keadilan kepada KPU Kota Serang, dengan adanya Money Politic pada Pilkada Kota Serang. “Makanya kami menolak menandatangi sanksi pada Rapat Rekapitulasi, karena pelaksanaan Pilkada Kota Serang tidak bersih dan ada Money politic,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Panwaslu Kota Serang, Rudi Hartono menegaskan, bahwa keputusan Rapat Plenonya Rekapitulasi KPU Kota Serang sudah final, dan sesuai dengan tahapan. “Sah-sah saja, tidak masalah dalam Rapat Pleno Rekapitulasi. Masalah Paslon nomor urut 1, tak mau menandatangani itu adalah hak mereka dan boleh-boleh saja serta tidak berpengaruh pada hasil pleno,” ujarnya.

Rudi juga menjelaskan, untuk laporan adanya dugaan Money Politic pada Pilkada Kota Serang sedang dalam proses, dan terdapat 8 laporan. “Pertama nomor urut 2, terdapat 1 laporan, nomor urut 3, sebanyak 4 laporan. Sedangkan nomor urut 1, ada 3 laporan. Semuanya masih dalam proses,” tandasnya. (FEB).

Comments

comments


0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *