bantenhariini.com, Serang – Putra mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, Andika Hazrumy memiliki harta kekayaan paling banyak dibanding kandidat lain yang maju dalam Pilkada Banten 2017. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banten mengumumkan harta kekayaan Andika mencapai angka Rp20.744.339.190. Sedangkan pasangan Andika yakni Wahidin Halim memiliki harta kekayaan Rp 17.942.004.193. Sementara itu, kandidat nomor urut 2 yakni Rano Karno memiliki harta kekayaan Rp15.794.639.511, dan USD 7.776, sedangkan Embay Mulya Syarief hanya memiliki harta kekayaan sebesar Rp2.097.176.000.
Komisioner KPU Banten Syaeful Bahri menjelaskan, pengumuman ini berdasarkan Surat dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tentang Pengumuman Laporan Harta Kekayaan Calon Kepala Daerah. “Melalui pengumuman ini calon gubernur dan wakil gubernur telah memenuhi kewajiban mengumumkan harta kekayaan dengan ketentuan Undang Undang Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggara Negara yang Bersih dan Bebas KKN,” ujar Syaeful Bahri di Media Centre KPU Banten, Rabu (30/11).
Menanggapi hal tersebut, Presidium Banten Bersih Beno Novitneang meminta masyarakat Banten untuk peka dan kritis terhadap asal usul harta kekayaan para calon pemimpinnya. “Kalau perlu lakukan tracking terkait asal-usul harta kekayaan masing-masing para calon baik gubernur ataupun calon wakil gubernur,” kata Beno.
Beno mengungkapkan, jika ditelisik dan perhatikan dari total harta kekayaan Andika sebanyak Rp20,7 miliar, sekitar Rp15 miliar sumber harta kekayaannya berasal dari hibah. “Ini artinya kekayaan Andika berasal dari pemberian orang lain dan bukan berasal dari hasil usaha atau kerjanya, hal ini harusnya juga dibuka ke publik, hibah dari mana uang itu?,” ujar Beno. Jika menghitung gaji Andika sejak dia menjadi anggota dewan menurutnya, harta itu terlalu besar untuk dimilikinya. (Godot)

0 Comments