TANGERANG, bantenhariini.com – Creator Indonesia bersama Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Tangerang menggelar seminar Dibalik Video Kreatif Sosmed di Gedung Pemuda Jalan A.Dimyati, Sukasari, Kota Tangerang, Jum’at (23/3) malam.
“DPD KNPI Kota Tangerang merupakan wadah organisasi pemuda untuk terus melakukan karya nyata dengan kreativitas dan potensi yang dimiliki pemuda, khususnya di Kota Tangerang,” kata Ryan Erlangga mewakili Ketua DPD KNPI Kota Tangerang, Rusdi.
Ke depan, lanjut Ryan, DPD KNPI juga siap memberikan ruang serta peluang bagi para pemuda Kota Tangerang untuk terus berkontribusi dalam membangun jiwa pemuda. “DPD KNPI selain wadah Organiasi Kepemudaan juga siap memfasilitasi teman-teman Creator Indonesia baik sarana maupun pra sarana untuk sama-sama kita membangun jiwa muda dalam bentuk berkreasi di sosial media,” paparnya.
Menurut pria yang juga digandang-gandang bakal maju dalam kontestasi Pemilihan Ketua DPD KNPI Kota Tangerang, dirinya sangat mengapresiasi langkah para Creator Indonesia untuk memberikan edukasi positif terhadap kaum muda. “Mudah-mudahan ini bukan awal dan akhir dari pertemuan kita, DPD KNPI Kota Tangerang terus berharap ke depan teman-teman Creator Indonesia terus melakukan kegiatan atau event yang lebih besar,” jelasnya.
Kalau perlu menurut Ryan, creator video ini juga bisa memberikan edukasi ke sekolah atau kampus. Tujuannya, agar pemuda-pemuda Indonesia khususnya pemuda Kota Tangerang bisa memanfaatkan sosial media dan dapat menghilangkan stigma terhadap penggunaan sosial media yang negatif atau yang kerap dikenal dengan sebutan hoax.
Hal senada juga disampaikan anggota DPD KNPI Kota Tangerang Ridho Fatullah yang juga selaku inisiator kegiatan tersebut, dirinya akan terus berupaya membangun bibit-bibit muda Kota Tangerang untuk terus melakukan karya nyata dalam dunia sosial media. “Intinya kita akan menumbuhkembangkan peran aktif pemuda dalam memanfaatkan sosial media,” jelas pria yang kerap disapa Idunk ini. “Saya optimis banget, kedepannya pemuda Kota Tangerang bisa go Indonesia bahkan go International,” tukasnya.
Sementara itu, pencetus Creator Indonesia Pakhrozi Wily mengatakan, dirinya membuat komunitas tersebut atas dasar kegalauan. “Gak semua galau itu buruk, sebaik-baiknya galau adalah galau yang menghasilkan karya,” pungkasnya. (Anda)

0 Comments