TANGERANG, bantenhariini.com – Gerimis perlahan turun saat Endah mengaisi reruntuhan rumahnya yang runtuh di Blok Asem, RT 05 RW 12, Kelurahan Karang Sari, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, Rabu (31/1/2018) siang. Sambil menggendong anaknya, Restu Efendy (1), wanita berusia sekitar 38 tahun tersebut merapikan puing tembok dan atap yang ambruk pada Selasa siang. “Waktu abis ada gempa kemarin sempet denger bunyi kayak kayu mau patah di atas. Senin lalu hujan angin kenceng. Eh, besoknya kayak gini,” ungkap Endah, kepada bantenhariini.com.
Bersama suaminya, Fendi Rasim, dan tiga anaknya, Endah mengaku sudah sekitar 20 tahun tinggal di rumah tersebut. Saat kejadian, wanita yang menjadi pegawai rumah makan di kawasan Sukarasa tersebut mendapat firasat yang sangat kuat. “Dari malemnya kebanjiran abis ujan. Sebelum berangkat saya pesen ke orang rumah mending keluar dulu sebelum air surut. Tapi air belum surut siangnya udah roboh,” kata Endah.
Meskipun tidak ada korban jiwa, semua perabot rumah tangga di dalam rumah bernomor 16 tersebut hancur tertimpa reruntuhan atap dan tembok. Untuk sementara, Endah bersama keluarga tinggal di rumah mertua yang terletak tidak jauh dari sana. Tangisnya tidak dapat dibendung, saat Anggota Fraksi PAN DPRD Kota Tangerang Sjaifuddin Z Hamadin dan Lurah Karang Sari Iwan Mulyawan datang berkunjung. Kepada kedua pejabat tersebut, Endah berharap segera mendapat bantuan untuk membangun kembali rumah yang ambruk.
Menanggapi hal tersebut, Sjaifuddin mengaku telah melakukan koordinasi dengan pihak terkait, termasuk Camat dan Dinas Perumahan dan Pemukiman. “Ini harus secepatnya kita bantu. Rumah ini akan menjadi prioritas dalam program bedah rumah tahun ini,” kata pria yang akrab disapa Udin tersebut. Minimalnya menurut Udin, keluarga Endah akan mendapat bantuan untuk pembenahan Atap, Lantai, dan Dinding (Aladin).
Lurah Karang Sari Iwan Mulyawan menambahkan, saat ini pihaknya sedang mengupayakan donatur untuk kembali membangun rumah tersebut. “Kami juga sudah mengajak warga sekitar untuk bergotong royong membenahi reruntuhan agar dapat segera dibangun kembali,” ujarnya. Rumah milik Endah, termasuk dalam 190 rumah yang diajukan dalam program Bedah Rumah Pemkot Tangerang di tahun 2018. Pada 2016 dan 2017, sebanyak 87 di Karang Sari telah mendapat bantuan dari Pemkot Tangerang. (Anda)

0 Comments