Bantenhariini.com, Serang – Gubernur Provinsi Banten Rano Karno menyatakan siap mengupayakan bantuan anggaran untuk madrasah. Hal tersebut diungkapkan Rano saat acara Madrasah Expo yang diselenggarakan di halaman Masjid Al Bantani, Serang, Sabtu (22/10). Madrasah Expo merupakan rangkain acara pekan olahraga dan seni pondok pesantren tingkat nasional (pospenas) 2016.
Meskipun madrasah berada di bawah Kementerian Agama, termasuk wewenang dalam pendidikan keagamaan, namun pemprov juga memiliki ketentuan yang bisa membantu madrasah terkait anggaran. “Kami punya ketentuan yang bisa membantu dalam anggaran, mudah-mudahan bisa membantu madrasah, meski tidak menganggarkan dengan kapasitas besar,” kata Rano.
Saat ini ada terdapat 1.010 madrasah Ibtidaiyah, 975 Madrasah Tsanawiyah, dan 425 Madrasah Aliyah di Banten. Bidang pendidikan merupakan salah satu prioritas Pemprov Banten dalam rencana pembangunan. Tahun depan, Pemprov Banten akan tetap memberikan perhatian terhadap sektor pendidikan, termasuk madrasah. Kebijakan pemprov akan mengalokasikan dana pendidikan sekitar 20 persen dari dana APBD dan ditambah dana dari APBN.
“Kembali pada konten lokal atau kebijakan lokal, Banten sama halnya dengan Jawa Timur dan Aceh yang merupakan provinsi yang religi, artinya harus ada pendekatan itu. Untungnya kita sudah punya Perda pondok pesantren, oleh kerena itu melalui Perda tersebut bisa diupayakan,” ujar Rano. Anggaran yang disiapkan Pemprov Banten tersebut diharapkan mampu mendongkrak mutu pendidikan di Banten.
Sementara itu, Dirjen Pembinaan Madrasah Kementerian Agama Nurholis Setiawan yang hadir mewakili Menteri Agama mengatakan, Madrasah Expo merupakan manifestasi para ulama terdahulu. Melalui kegiatan Madrasah Expo, diharapkan lembaga terkait mampu mendorong aktivitas madrasah dalam meningkatkan mutu pendidikan maupun pendidikan keagamaan di Banten. (Roy)

0 Comments