Masuk Universitas Bukan Monopoli Orang Cerdas dan Mampu


TANGERANG, bantenhariini.com- Masuk universitas hanya dimonopoli orang cerdas dan mampu mulai berangsur hilang. Ini juga terobosan yang dilakukan Universitas Surya dengan melaunching Universitas Surya Kelas Bersubsidi (USKB).
Lewat USKB membuka kesempatan masyarakat yang kurang mampu bisa kuliah Strata I (S-I).
Sekretaris Pelaksana Kopertis Wilayah lV Dr Subahi Idris mengatakan, saat ini masih banyak putra-putri Indonesia yang tidak mampu sehingga tidak dapat masuk universitas. Kuliah masih dianggap mahal dan ekslusive. “Jadinya kuliah ini hanya dimonopoli orang-orang cerdas dan mampu,” katanya ketika menjadi pembicara saat launching Universitas Surya Kelas Bersubsidi di Gedung Great Western Resort (GWR), Pinang, Kota Tangerang, Selasa (7/11/2017).
Subahi menilai apa yang dilakukan Universitas Surya merupakan terobosan. Artinya ini siapa saja bisa kuliah di sini karena disubsidi. Universiras Surya juga bisa membantu meningkatkan kualitas perguruan tinggi swasta. Apalagi pendirinya Profesor Yohanes Surya yang juga tokoh pendidikan dan pencetus univesitas berbasis riset.
Subahi mengharapkan, nanti yang kuliah di sini tidak hanya dari Banten, Jakarta, dan Jabar. Tetapi dari seluruh daerah di Indonesia.
Head Project USKB Jimy Tjoa mengatakan, pembukaan Universitas Surya Kelas Bersubsidi untuk membantu masyarakat tidak mampu yang ingin kuliah. Secara umum masyarakat yang tidak bisa kuliah lantaran kendala biaya. “Sekarang masih dianggap kuliah itu mahal,” katanya.
Di sini, kata dia, tidak ada uang gedung dan uang pangkal. Bahkan setiap bulan cukup bayar Rp 350 ribu. Untuk angkatan pertama membuka 1000 calon mahasiswa. Sampai saat ini yang mendaftar sudah ada 200 orang.
Ia mengatakan, kendati disubsidi bukan berarti kualitas kurang. Para pengajar tetap dari Universitas Surya. Bahwa program ini ingin membantu mencerdaskan masyarakat Indonesia lewat pendidikan. Program USKB juga bekerjasama dengan pengembang Gedung GWR.Sebab itu untuk perkuliahan memanfaatkan gedung ini.(setia)

Comments

comments


0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *