Anti Korupsi Harus Jadi Gaya Hidup 


TANGERANG, bantenhariini.com – Anti korupsi harus bisa dijadikan gaya hidup oleh generasi muda. Hal ini dilakukan untuk mencegah korupsi di Indonesia yang sudah membudaya.  Hal tersebut terungkap saat Launching dan Kuliah Umum Madrasah Anti Korupsi (MAK) Kelas Universitas Muhammadiyah (UMT) angkatan III dengan tema Menggembirakan Dakwah Kepemudaan dengan Semangat Anti Korupsi di Kampus UMT, Jalan Perintis Kemerdekaan, Cikokol, Kota Tangerang, Senin (30/10/2017) siang.

Hadir dalam kegiatan itu Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar,  Wakil Ketua KPK Saut Situmorang,  Penasihat MAK Pemuda Muhammadiyah yang juga mantan komisioner KPK Busyro Muqodas, Wakil Ketua ICW Ade Irawan,Kepala  Inspektorat Kota Tangerang M Aan Iqbal dan perwakilan UMT Bay Masruri.

Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar mengatakan,  gerakan anti korupsi adalah untuk masa depan. Akibat bangsa ini korupsi maka masa depan generasi muda telah dirampas. “Telah hilang masa depannya,” katanya.

Dahnil menegaskan, karena korupsi sudah membudaya maka pencegahan lewat gerakan anti korupsi. Pendekatan budaya juga bisa dilakukan anak-anak muda sekarang untuk mencegahnya. Menurutnya,  peringatan hari Sumpah Pemuda juga harus dimaknai dengan bisa mencegah anti korupsi.

Dahnil menyambut positif  dengan MAK UMT yang konsisten. Saat ini sudah ada angkatan III. MAK ini merupakan laboratorium untuk menghidupkan antikorupsi. 

Sementara,  Wakil Ketua ICW Ade Irawan menambahkan,  bahwa pemuda harus melawan praktik korupsi.  Karena pemuda sendiri telah menjadi korban korupsi.  “Disadari atau tidak dalam layanan publik telah terjadi korupsi. Seperti dalam pembuatan SIM atau KTP korbannya adalah anak muda itu sendiri,” katanya.

Menurut Ade, hampir semua sektor melakukan korupsi. Bahkan lembaga-lembaga suci yang menjadi garda moral juga melakukan hal serupa.(setia)

 

Comments

comments


0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *