TANGERANG,bantenhariini.com – Ribuan santri yang berasal dari Pondok Pesantren (Ponpes) bakal memeriahkan Hari Santri Nasional tingkat Kota Tangerang di halaman Masjid Al A’zhom, Ahad (22/10/2017). Kegiatan hari Santri diisi dengan tablig akbar dan istigosah.
Ketua Forum Silaturahim Pondok Pesantren (FSPP) Kota Tangerang KH Tubagus Syihabudin mengatakan, kegiatan yang melibatkan ribuan santri pada istigosah nanti membuktikan bahwa santri di Kota Tangerang masih konsist. Dalam kesempatan itu akan digelar doa bersama. “Kita harapkan Kota Tangerang aman, damai dan sejahtera, ” katanya kepada bantenhariini. com, Jumat (20/10/2017).
Sementara rangkaian hari Santri mulai digelar dengan lomba Musabaqoh Qirotul Kutub (MQK). Ratusan santri dari berbagai ponpes di Kota Tangerang mengikuti lomba tersebut yang digelar di Masjid Al A’zhom. Lomba juga diikuti antusias oleh peserta.
KH Tubagus Syihabudin mengatakan, jumlah santri di Kota Tangerang kurang lebih 8 ribuan yang berasal dari 140 ponpes. Satu ponpes ada yang memiliki 500 santri bahkan sampai 1000 santri. Menurutnya, keberadaan santri juga populasinya terus meningkat. Itu karena selalu munculnya lembaga serupa.
Syihabudin menungkapkan, bahwa keberadaan kaum santri tidak bisa terpisahkan dengan gerakan perjuangan kemerdekaan Indonesia. Munculnya resolusi jihad saat itu lantaran usulan KH Hasyim Ashari yang terjadi di bulan Oktober. ” Jadi puncaknya 10 November terjadi peperangan besar mengusir penjajah,” katanya.
Terpisah, Kepala Bagian Kesejahteraan dan Masyarakat Pemerintah Kota Tangerang Ayi Nuryadin menambahkan, bahwa Pemkot Tangerang mendukung adanya Hari Santri. Sebab itu memfasilitasi kegiatannya. “Kita harapkan adanya hari Santri maka kaum santri bisa jadi pelopor perubahan akhlak,” katanya. (Setia)

0 Comments