PANDEGLANG, bantenhariini,com – Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya resmi membuka agenda tahunan wisata bahari Banten dalam acara Festival Pesona Tanjung Lesung (FPTL) 2017 di Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Lesung, Kabupaten Pandeglang. Pembukaan Festival tersebut dimeriahkan oleh tari tradisional Badak Pamayang, Pandeglang 10K hingga Sunset Trail Run. Dalam gelaran festival yang berlangsung mulai dari 22- 24 September 2017 mendatang tersebut wisatawan disuguhkan oleh beragam acara FPTL 2017 yang mengusung tema “Sport and Adventure Tourism” yang memadukan acara festival budaya banten dan wisata olahraga.
Arief mengatakan, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung ditargetkan dapat mendatangkan 1 juta wisman. Dengan begitu, lanjutnya, dapat menghasilkan 1 Miliar Dollar atau Rp13 Triliun pertahun. Target itu akan dicapai setelah tol Serang-Panimbang resmi beroperasi. “Target saya untuk Banten dengan icon Tanjung Lesung dan pesonanya itu 1 juta wisman. Artinya1 miliar dollar, artinya13 triliun itu akan berdampak langsung kepada masyarakat,” kata Menpar saat memberikan sambutan pada acara pembukaan Festival Pesona Tanjung Lesung di lapangan Beach Club, Jumat (22/9/2017).
Menpar mengatakan, untuk memenuhi target itu perjalanan yang harus ditempuh menuju destinasi wisata maksimal 2 jam. Jika tidak begitu, wisatawan yang datang dari Jabodetabek enggan untuk berkunjung ke kawasan wisata karena perjalanannya selama ini hampir memakan waktu 4 jam perjalanan dari Jakarta. “Market besar wisata Banten itu Jakarta. Daya beli orang Jakarta jauh lebih tinggi dari pada Banten sendiri sehingga akses merupakan salah satu perhatian bagi wisatawan,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, Arief juga memaparkan kalau kedatangannya ke FPTL 2017 juga menandatangani empat MoU yang meliputi pengadaan lahan untuk homestay dan Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung oleh PT Banten West Java, pembangunan rumah makan Pangkep khas Makassar oleh PT Aneka TigaTiga Makmur, dan pembangunan fasilitas Spa oleh PT Safitri Sumitro Corpora. “Dengan begini pengembangan Tanjung Lesung akan semakin cepat. Semuanya bersatu pemerintah dan swasta bersama-sama membangun Tanjung Lesung. Penyelenggaraan festival seperti ini sebagai sarana yang efektif untuk mempromosikan KEK Tanjung Lesung yang ditetapkan oleh pemerintah sebagai satu di antara sepuluh destinasi prioritas,” ujarnya.
Gubernur Banten Wahidin Halim mengapresiasi dukungan pemerintah pusat dalam pembangunan KEK Tanjung Lesung dan event-event yang digelar di Banten. Kegiatan Festival Tanjung Lesung, kata dia, merupakan media promosi Pantai Tanjung Lesung yang telah ditetapkan sebagai lokasi pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan objek wisata lain yang ada di pandeglang. “Kita berharap adanya festival ini akan mendorong peningkatan kunjungan wisatawan, khususnya ke Pantai Tanjung Lesung, dan umumnya ke objek wisata lain di Pandeglang,” katanya.
Wahidin juga mengajak masyarakat Banten turut mendukung dan meramaikan Festival Tanjung Lesung ini. “Saya mengajak masyarakat beramai-ramai mengunjungi Festival Tanjung Lesung, sehingga gemanya lebih besar,” kata Gubernur Wahidin. Pemerintah pusat menetapkan Tanjung Lesung sebagai destinasi pariwisata nasional dan masuk dalam program pengembangan daya tarik pariwisata. Pembangunan Tanjung Lesung menjadi salah satu rencana strategis pemerintah pusat, karena itu telah diprogramkan dibentuk menjadi KEK Pariwisata.
Sementara itu, Bupati Pandeglang Irna Narulita mengatakan, festival Tanjung Lesung ini berhasil menarik hampir 5 ribu wisatawan yang memeriahkan festival ini dari seluruh daerah di Indonesia. “Hampir 5 ribu wisatawan yang memeriahkan festival ini, dari 7 pesona wisata di Banten ada 3 magnetnya yang bisa dijual di Pandeglang,” katanya. Ketiga magnet tempat wisata itu Taman Nasional Ujung Kulon, kawasan wisata Carita, dan KEK Tanjung Lesung. Wisata alam yang hadir di Pandeglang kata Irna, dapat dinikmati oleh wisatawan dari dalam negeri maupun luar negeri.
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten Eneng Nurcahyati memaparkan kepada Menpar Arief Yahya apa saja nanti yang ada di Festival Tanjung Lesung 2017 nanti. “Dalam rangkaian Festival Tanjung Lesung nanti Pak Menteri, terdapat lima konten event utama yaitu Rhino X Triathlon, International Paramotor Championship, MTB XC Race, Motor Bike Adventure dan Internasional Bebegig. Semuanya sudah berskala internasional,” papar Eneng.
Selain event kelas internasional, lanjut Eneng, Festival Tanjung Lesung 2017 juga mengadakan berbagai kegiatan yang bernuasa tradisional seperti lomba Bebegig dan Kolecer, Festival Kuliner, Lomba Foto dan lain-lain. Pada kesempatan tersebut, Menteri Pariwisata Arief Yahya di dampingi Gubernur Banten Wahidin Halim, Anggota DPR RI Ahmad Dimyati Natakusuma, Bupati Pandeglang Irna Narulita, Kepala Dinas Pariwisata Eneng Nurcahyati, Ketua DPRD Pandeglang Wawan Gunawan, dan Camat se-Kabupaten Pandeglang pada Pembukaan Festival Pesona Tanjung Lesung 2017. (Anda)

0 Comments