TANGERANG, bantenhariini.com – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Benteng Kota Tangerang memberlakukan tarif khusus untuk masyarakat yang melakukan pemasangan sambungan air baru. Dengan biaya Rp250 Ribu, masyarakat sudah dapat menjadi pelanggan PDAM Tirta Benteng dan memperoleh kemudahan menikmati air bersih. “Angsuran untuk biaya pemasangan dapat dibayarkan di bulan berikutnya bersama tagihan air yang telah digunakan,” ungkap Direktur PDAM Tirta Benteng Sumarya, saat konfrensi pers di kantor PDAM Tirta Benteng, kawasan Neglasari, Kota Tangerang, Kamis (31/8). Pembayarannya bisa dicicil hingga 10 kali dengan biaya Rp150 Ribu perbulan.
Sumarya menjelaskan, saat ini PDAM Tirta Benteng sedang melakukan pemasangan 600 KM pipa di Zona 1, wilayah Batu Ceper, Neglasari, Benda, dan Cipondoh. Pengerjaannya sudah mencapai 260 KM dan siap melayani pelanggan dalam waktu dekat. “Biaya pemasangan dan tarif air bulanan jika dihitung-hitung lebih hemat dibanding kita menggunakan air tanah yang tenaga pompanya menggunakan listrik. Belum lagi tarif dasar listrik cenderung naik,” kata Sumarya.
Untuk mencapai target pemasangan 60 ribu sambungan pelanggan baru, PDAM Tirta Benteng juga memberdayakan semua pegawainya menjadi marketing selama beberapa bulan terakhir. Hasilnya, 8 ribu calon pelanggan potensial sudah mereka kantongi dan akan segera mendapat pemasangan sambungan. “Pegawai kami merangkap menjadi marketing. Menawarkan pemasangan sambungan baru dari rumah ke rumah,” ujar Sumarya, didampingi Asisten Manager Humas dan Pengaduan Ichsan Sodikin.
Sumarya menuturkan, saat ini pihaknya juga memperkuat sektor Teknologi Informasi (TI) untuk mempercepat pendaftaran pelanggan baru. Masyarakat dapat melakukan pendaftaran secara online melalui aplikasi Tangerang Live. “Ada informasi tagihan dan pendaftaran pelanggan baru di aplikasi ini. Ke depan kami juga ingin mengembangkan agar bisa menerima keluhan secara langsung dan dengan cepat melakukan penanganan,” katanya. Dengan penambahan pelanggan baru tersebut, penambahan cakupan pelayanan PDAM Tirta Benteng di Kota Tangerang mencapai 10 persen.
PDAM Tirta Benteng menurut Sumarya, menggunakan teknologi dan tehnik khusus yang lebih canggih untuk melakukan pemasangan pipa. Pihaknya juga meminta maaf jika proses pemasangan sambungan pipa baru tersebut mengganggu arus lalu lintas di Kota Tangerang. “Kami menyampaikan permintaan maaf jika ada aktifitas pemasangan yang mengganggu masyarakat,” ujarnya. (Anda)

0 Comments