SERANG, bantenhariini.com – Pada peringatan Hari Anak Nasional (HAN) tingkat Provinsi Banten yang berlangsung pukul 09.00 WIB di Pendopo Gubernur Banten (KP3B), Kecamatan Curug, Kota Serang, Rabu, (23/8/2017). Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy yang hadir dalam acara tersebut mengungkapkan pada rekan wartawan bahwa Provinsi Banten terus berupaya menjadi provinsi layak anak.
Ia menambahkan, masih banyak kendala yang ada pada masing-masing daerah Banten untuk menjadi daerah layak anak. “Karena persyaratan kota layak anak ini memang cukup berat, tapi kita akan support,” sambung Andika.
Ia menjelaskan, kendala dari masing-masing wilayah memiliki permasalahan yang berbeda-beda, contohnya dalam kaitan masalah fasilitas. “Kita sedang mencarikan formulasinya, kita dorong dan kita support untuk daerah di Banten menjadi kota layak anak,” sambung Abah Alik, panggilan yang disematkan anak-anak Banten untuk Andika pada puncak HAN.
Hingga saat ini, masih dikatakan Andika, sudah ada 3 daerah di Banten yang menjadi daerah layak anak, yaitu Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan. Andika menjelaskan kembali target pemerintah Provinsi Banten bersama Pemerintah Kabupaten dan Kota terus mengupayakan 2 daerah lagi yang harus menjadi kota layak anak agar Banten bisa menyandang Provinsi layak anak.
Di tempat yang sama, Wakil DPRD Provinsi Banten Nuraeni yang menghadiri puncak HAN berpendapat bahwa Kota Serang harus diupayakan menjadi Kota Layak Anak, karena Kota Serang merupakan Ibukota Provinsi Banten. ” Program yang responsif dari pemerintah untuk anak-anak Banten ini sudah harus mulai direncanakan dari awal, untuk kedepan Kota Serang diharapkan bisa menyusul daerah lain yang sudah membuat program layak anak,” ujar Nuraeni.
Ia menambahkan dalam merencanakan kota sebagai Kota Layak Anak, jangan hanya memperhatikan sifat perlindungannya saja, harus juga memperhatikan syarat serta sarana prasarana yang mendukung untuk anak. “Maksud syarat-syarat yang harus dipenuhi dari ketersediaan sarana dan prasarana yang mendukung seperti sarana bermain anak, ruang publik ruang tunggu anak, transportasi yang layak untuk anak dan semacamnya,” tambah Nuraeni. (Diah)
Editor: Wayang

0 Comments