Wanita Paruh Baya Ditemukan Dalam Kondisi Penuh Darah


SERANG, bantenhariini.id – Ratna Simanjuntak ditemukan dalam kondisi bersimbah darah, di dalam rumah toko (ruko) dua lantai pada sekitar 10:45 WIB di Perumahan Pondok Cilegon Indah (PCI), Blok D 58, RT 2 RW 5, Kelurahan Cibeber, Kota Cilegon, Banten.

Catur Suroso, staff Kelurahan Cibeber, mengaku, dirinya diperintahkan Lurah untuk mengecek lokasi tersebut. Sebab sebelumnya pihak Kelurahan mendapatkan informasi adanya wanita bersimbah darah.

“Dapet kabar dari Pak Lurah, disuruh ngecek toko Budi. Namanya (korban) Ratna Simanjuntak,” katanya.

“Tinggal sama anaknya 2, Brian sama Veronica, ada juga adiknya, Arta Simanjuntak. Toko sembako,” imbuhnya.

Sementara, Lusiana, tetangganya, mengatakan, tidak mengetahui bahwa Ratna Simanjuntak yang diketahui seorang janda itu ditemukan sudah bersimbah darah.

“Suaminya sudah meninggal lama, sakit ginjal. Tinggal sama anaknya. Jarang ketemu kita,” ucapnya.

Selain itu, Pihak kepolisian saat ini belum bisa menyimpulkan penyebab wanita paruh baya tersebut tewas bersimbah darah di dalam rumah toko (ruko) dua lantai miliknya.

“Kita baru olah TKP aja, semua alat bukti kita kumpulkan baru bisa kita simpulkan. Barang bukti kita bawa juga ke Mapolres Cilegon,” kata Kasatreskrim Polres Cilegon, AKP Zamrul Aini dilokasi kejadian, Selasa (27/08/2019).

Lebih lanjut, ia mengaku, dirinya belum sempat melihat wanita yang ditemukan bersimbah darah, dan tidak mengetahui secara pasti posisi luka dalam tubuh wanita tersebut.

Zamrul juga mempersilahkan saat keluarga korban hendak mengambil pakaian yang bagus, lantaran harus dikenakan oleh jenazah Ratna di rumah sakit. Pengambilan pakaian bagus untuk dikenakan korban, dikawal oleh pihak kepolisan dari Polres Cilegon.

“Saya belum tahu (luka pada tubuh Ratna), saya belum ke rumah sakit. Penyebab kematian itu nanti biar dokter saja yang menjelaskan,” terangnya.

“Tadi pihak keluarga mengambil baju milik korban. Karena beliau beragama Nasrani, jadi harus menggunakan pakaian yang bagus,” tandasnya. (DA)

Comments

comments


0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *