Miris, 54 Persen Masyarakat Klaim Korupsi Meningkat di Banten SERANG, bantenhariini.com – Indonesia Corruption Watch (ICW) bersama Polling Center mengadakan obrolan membahas mengenai hasil Survei korupsi di Provinsi Banten, di Aula Hotel Amaris Serang, Selasa (8/8). Berbagai elemen masyarakat dari pemerintah Provinsi Banten, Kota Serang, Kabupaten Serang, serta rekan mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kota Serang dan para jurnalis diundang dalam acara tersebut.
Peneliti Polling Center Prasna Fadhilla, mengungkapkan 92 persen masyarakat Banten melihat tidak ada perbaikan pada level korupsi dalam satu tahun terakhir. “Pada tahun 2017, sebanyak 54 persen korupsi di Banten meningkat. Ini menjadi alarm untuk kita agar terus dapat melakukan kegiatan efektif dalam memberantas korupsi,” tambah Prasna.
Menurut hasil penelitian ICW dan Polling Center, sektor terkorup di Provinsi Bantem adalah recruitment CPNS dan kepolisian. Sektor kepolisian dianggap sebagai sektor terkorup, karena 60 persen masyarakat Banten menyatakan bahwa mereka pernah diminta uang secara ilegal oleh pihak tertentu, ketika menggunakan jasa dan interaksi dalam sektor ini. Pada sektor recruitment CPNS terdapat 45 persen masyarakat Banten pernah diminta uang atau hadiah secara tidak resmi.
Prasna menjelaskan, penelitian yang dilakukan ICW dan Polling Center ini menggunakan Survei persepsi. Banyak hal yang bisa mempengaruhi persepsi, khususnya adalah pengalaman orang yang diSurvei , apa yang masyarakat lihat, dengar dan tonton akan bisa mempengaruhi persepsi masyarakat itu sendiri. “Penelitian ini melibatkan 470 sample dari 8 Kabupaten/Kota. Dan 44 Desa/Kelurahan di Provinsi Banten. Orang yang menjadi sample dalam penelitian ini terdiri dari berbagai jenis kalangan yang berumur di atas 19 tahun,” sambung Prasna. (Diah)
Editor: Wayang

0 Comments