Diguyur Hujan, Penutupan Festival Cisadane Banjir Pengunjung


TANGERANG, bantenhariini.com – Acara Festival Cisadane yang ditutup Sabtu (29/7) sore, diisi pawai karnaval budaya sejumlah daerah dan instansi perusahaan. Guyuran hujan juga mengiringi kegiatan acara tahunan yang digelar Pemkot Tangerang itu. Kendati hujan lebat mulai siang ribuan pengunjung tetap membeludak mendatangi acara tersebut. Stan makanan, penjualan baju dan asesoris permainan anak adalah yang paling banyak dikunjungi warga.

Sementara saat hujan berlangsung puluhan pedagang makanan dan asesoris yang tidak memakai tenda nampak kerepotan menyelamatkan barang dagangannya. Ada sekira 2 jam hujan mengguyur lokasi acara yang berada di Jalan Benteng Makasar, Kelurahan Sukarasa, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, itu. Setelah hujan reda mereka kembali menggelar barang dagangannya. Hari terakhir kegiatan Festival Cisadane itu benar-benar dimanfaatkan sejumlah pedagang. “Ya lumayan juga hari ini pembelinya banyak,” kata Erwin, pedagang baju anak-anak di lokasi Festival Cisadane, Sabtu (29/7).

Sementara, dalam waktu yang bersamaan sedang digelar penutupan Festival Cisadane di area Pasar Lama, Jalan Kisamaun, di depan Pendopo Bupati Kabupaten Tangerang. Kegiatan ditutup Walikota Tangerang Arief R Wismansyah dan dihadiri para jajarannya.  Rangkaian penutupan Festival Cisadane, yang digelar di sekitar kawasan Pasar Lama, dimeriahkan oleh berbagai parade budaya dan seni. Tak hanya dari warga Kota Tangerang, turut hadir pula perwakilan dari Kota Cilegon berupa parade busana Etnik khas Cilegon.

Dalam sambutan singkatnya, Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah berharap, pelaksanaan Festival Cisadane semakin semarak lagi di tahun berikutnya .  Tak hanya gelaran Festival Cisadane, Arief juga mendorong setiap pelaksanaan kegiatan di lingkup Pemkot Tangerang untuk senantiasa mempersiapkan acara yang memberikan manfaat dan dampak pada perubahan yang positif pada kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kota Tangerang. “Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memeriahkan festival dan sampai jumpa di gelaran selanjutnya dengan kolaborasi dan kreativitas menarik lainnya,” ujar Walikota.

Adapun para penampil lokal meliputi, atraksi barongsai, reog ponorogo, komunitas cosplay, egrang, sanggar budaya, perwakilan dari Organisasi Perangkat Daerah, marching band, serta Tangerang Fashion Carnival.

Sebelum penutupan digelar karnaval budaya dari sejumlah daerah. Seperti karnaval Reog Ponorogo, tarian suku dayak, barongsai dan komunitas etnik Kota Cilegon dengan menampilkan tarian merak.

Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata Kota Tangerang Raden Rina Herninaningsih mengatakan, warga yang berkunjung ke acara Festival Cisadane mencapai 35 ribuan. Warga banyak yang datang di hari libur dan hari terakhir ini. “Jumlah kunjungan ini melebihi tahun sebelumnya yakni tigapuluh ribu,” katanya.

Rina mengatakan, digelarnya festival ini untuk mempromosikan wilayah Kota Tangerang. Sebab itu ciri khas-ciri khas asal kota ini ditampilkan dalam kegiatan ini. Selain itu menggali potensi-potensi wilayah.

Diketahui, Festival Cisadane digelar selama sepekan. Kegiatan ini melibatkan tiga dinas yakni Dinas Pemuda dan Olahraga yang menyelenggarakan lomba dayung tingkat lokal sampai internasional, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata yang menyelenggaraan lomba seni dan kebudayaan, serta Dinas Koperasi dan UKM dengan menggarap pameran UMKM. (IWS/Anda)

Comments

comments


0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *