Penyandang Disabilitas Pertanyakan Politik Uang


Serang, Bantenhariini.com-Sejumlah penyandang disabilitas di Kota Serang mempertanyakan beberapa isu yang kerap terjadi menjelang Pemilu. Salah satunya adalah soal politik uang yang berkedok sedekah.

Hal itu pun diungkapkan sejumlah penyandang disabilitas pada kegiatan sosialisasi pengawasan partisipatif pemilu 2019, bersama perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) yang digelar Bawaslu Kota Serang,  di rumah makan Kebon Kubil, Cipocok Jaya, Kota Serang, Rabu (3/4).

Salah seorang peserta sosialisasi, Sirojudin mengatakan, di masa kampanye seperti ini, banyak sekarang yang memberikan sumbangan untuk kaum disabilitas. Maka itu, kata Sirojudin, pemberian sumbangan masuk dalam politik uang atau tidak. Karena pihaknnya merasa bingung.

“Bagaimana kalau ada yang ngasih sedekah ke kita di masa kampanye ini,  dan yang ngasih sodakohnya itu Calon atau tim kampanye calon. Apakah itu termasuk politik uang atau tidak? Karena kita sangat bingung,” ungkapnnya saat sesi tanya jawab.

Peserta lainnya, Jajang mempertanyakan, soal sanksi politik uang bagi pemberi dan penerima. “Kalau misalnya ada yang ngasih uang ke kita,  apakah kita bakal kena (sanksi), soalnya kita tidak tahu kalau itu politik uang, ” kata Jajang.

Menanggapi pertanyaan tersebut,  Komisioner Bawaslu Kota Serang, Rudi Hartono mengatakan, pihaknya tidak bisa melarang seseorang untuk bersedekah.  Namun demikian, kata Rudi,  antara sodakoh dengan politik uang sangat mudah dibedakan.

“Selama tidak ada embel-embel, tidak ada kepentingan pilotik, tak apa melakukan sodakohnya itu di masa kampanye.  Tetapi kalau ada embel-embel, misalnya ngomongnya sodakoh tapi minta dipilih pada 17 April,  itu tidak boleh, itu namanya politik uang,” terang Rudi.

Sementara soal pertanyaan Jajang,  Rudi mengatakan, yang kena sanksi dalam politik uang adalah hanya pemberi. “Kalau sekarang yang kena itu pemberi saja,  bukan penerima. Beda dengan Pilkada tahun lalu, pemberi dan penerima kena. Tetapi kalau menemukan segera lapirkan ke kita,  bisa disampaikan langsung melalui nomor saya,” tandasnnya (FEB)

Comments

comments


0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *