Delapan Kecamatan di Kota Cilegon Berpotensi Terkena Banjir


CILEGON, bantenhariini.com – Delapan Kecamatan di Kota Cilegon berpotensi terkena banjir setinggi 1,5 Meter akibat curah hujan yang tinggi dan adanya kiriman air dari Kecamatan Mancak, Kabupaten Serang. Meski demikian, banjir di Kota Cilegon tidak berdampak signifikan lantaran tidak berlangsung lama.

Kepala Seksi (Kasi) Tanggap Darurat di BPBD Kota Cilegon Ahmad Mafruv mengatakan, pihaknya mengaku akan terus melakukan kegiatan sosialisasi keselamatan tanggap darurat terhadap masyarakat Kota Cilegon agar masyarakat mengetahaui apa yang harus dilakuakan apabila  terjadi bencana alam seperti  bencana banjir, longsor, dan juga yang disebabkan oleh Cuaca Extrim di Kota Cilegon. “Adapun kegiatan sosialisasi yang dilakukan oleh BPBD Kota Cilegon, diantaranya dilakukan melalui organisasi kepemudaan, ibu-ibu kader PKK dan Posyandu,” ujar Ahmad ditemui di kantornya, Rabu, (2/1/2019).

Selain itu, lanjut Ahmad, pihaknya terus menyampaikan kepada masyarakat tentang kewaspadaan dan bahaya bencana alam di Kota Cilegon. Meski diakui terdapat dua Kecamatan yang berpotensi terjadinya longsor yaitu di Kecamatan Merak dan Kecamatan Grogol Kota Cilegon. “Kalo di Kota Cilegon, ada dua daerah yang berpotensi dapat terjadi bencana longsor seprti di Kecamatan Merak dan Kecamatan Grogol,” ungkapnya.

Ahmad menyampaikan, setiap daerah pasti berpotensi terjadinya bencana. Oleh karena itu tinggal tergantung bagaimana masyarakat Kota Cilegon dalam melakukan management keselamatan agar tidak terkena dampak dari bencana alam tersebut. “Sebenernya, setiap daerah itu berpotensi terkena bencana, namun itu semua tergantung masyarakatnya agar tidak terkena dampak dari bencana alam itu sendiri,” tukasnya. (Rohman)

Comments

comments


0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *