Warga Pertanyakan Kinerja Disdukcapil Kota Serang


SERANG, bantenhariini.com – Di awal 2018, pembuatan KTP-Elektronik di Disdukcapil Kota Serang semakin membludak. Hingga hari ke 4 tahun ini, masyarakat Kota Serang yang datang semakin ramai untuk membuat KTP-El di kantor Disdukcapil Kota Serang. Pantauan bantenhariini.com, banyak masyarakat yang mengeluh karena KTP-EL yang dibuat tidak kunjung usai.

Muhammad Nur Rizal (29), seorang warga Unyur mengaku kesal karena sudah berkali-kali mendatangi Disdukcapil, namun tidak ada kejelasan. “Saya udah capek bolak balik ngambil KTP. Datang setengah sepuluh kantor tutup, harus datang jam 6 pagi. Datang jam 1 siang juga ga diterima sama petugas yang jaga. Padahal saya dari Desember 2016 belum jadi sampe sekarang,” katanya.

Rizal berharap, pelayanan Disdukcapil Kota Serang dapat ditingkatkan lagi, agar antrian dapat teratur rapih. Pelayanan dari petugas juga dinilai kurang ramah. “Kalau saya nanya kapan KTP jadi, saya malah dimarahin. Udah mah antriannya desak-desakan dan tidak teratur,” ujarnya.

Kepala Disdukcapil Kota Serang Ipiyanto mengaku tidak dapat berbuat banyak karena pemberian blanko dari Pemerintah Pusat hanya 20 ribu. Sedangkan, kebutuhan di Kota Serang mencapai hingga 43 ribu. “Penunggalangan data dan geomatrix oleh Pemerintah Pusat juga baru mencapai 35 ribu serta belum selesai secara 100 persen. Jadi bukan Pemerintah yang malas, tapi masyarakat harus rajin-rajin mengecek ke Disdukcapil Kota Serang. Apakah KTP sudah jadi atau belum,” ungkapnya.

Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, kata Ipiyanto, dirinya berusaha memberikan pelayanan maksimal dengan menyetak Surat Keterangan (Suket) sebagai pengganti KTP-Eektronik.”Kita pun tetap nyetak untuk suket sesuai permintaan mereka dan kita terus berusaha memberikan pelayanan terbaik,” jelasnya.(Febi)

 

Comments

comments


0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *