TANGERANG, bantenhariini.com – Pada setiap kontestasi pemilihan, ulama menjadi kalangan yang paling dicari oleh calon pemimpin.
Mereka kerap dimintai doa dan dukungan, tapi setelah terpilih ditinggalkan. “Ibarat ibu-ibu masak. Pakai daun salam biar enak. Tapi setelah mateng yang pertama dibuang adalah daun salam,” kata Calon Wakil Presiden KH. Ma’ruf Amin, saat menghadiri Silaturrahmi dan Deklarasi Dukungan Jaringan Muda Mathla’ul Anwar di hotel Allium Kota Tangerang, pada Sabtu (6/4) malam.
Ma’ruf Amin mengungkapkan, hal tersebut tidak akan dilakukan Jokowi karena telah memilih ulama sebagai pendamping.
Dipilihnya Ma’ruf Amin, juga merupakan bentuk penghargaan terhadap santri. “Jokowi sudah berbuat banyak untuk umat Islam dan santri, seperti menetapkan Hari Santri Nasional. Hal ini juga dapat meningkatkan rasa percaya diri yang dimiliki santri agar memberi kontribusi pada pembangunan negeri,” ujarnya.
Keputusan tersebut menurutnya, merupakan bentuk penghargaan kepada Banten yang memiliki banyak pejuang kemerdekaan.
Di depan sekitar 1.500 peserta yang hadir, Ma’ruf Amin juga mengajak untuk terus optimis mengisi kemerdekaan dengan pembangunan.
Bangsa Indonesia menurutnya, bukan dinosaurus yang bisa punah. “Kemajemukan yang dimiliki Indonesia harus kita jaga. Jangan ada lagi perang karena ideologi. Pancasila adalah titik temu dari nilai kebangsaan yang bertauhid. NKRII harga mati,” ungkapnya. (Anda)

0 Comments