Tahun 2027, DPUPR Serang Ajukan 26 Titik Jalan Diperbaiki Lewat Program Bang Andra


SERANG, bantenhariini.id — Pemerintah Kabupaten Serang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) mengajukan penambahan kuota perbaikan jalan melalui program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra) untuk tahun 2027.

Sebanyak 26 titik ruas jalan desa tersebar di seluruh kecamatan diusulkan agar dapat disetujui dan direalisasikan, mengingat pada tahun berjalan alokasi program ini mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Kepala DPUPR Kabupaten Serang, Mochamad Ronny Natadipraja, menyampaikan hal tersebut saat menguraikan perkembangan pembangunan infrastruktur jalan di wilayah Kabupaten Serang.

Pada tahun 2025, terdapat 8 titik ruas jalan desa yang sudah selesai dibangun melalui program Bang Andra, dengan panjang jalan 9,09 kilometer dan total anggaran Rp23.692.914.900 miliar.

Kemudian, di tahun 2026 hanya 3 titik jalan yang diperbaiki melalui program Bang Andra, dan sedang dalam proses pengerjaan. Total panjang jalan 3,11 kilometer dan anggaran Rp19.236.076.000 miliar.

Sedangkan usulan perbaikan jalan desa di Kabupaten Serang melalui program Bang Andra tahun 2027 sebanyak 26 titik ruas jalan. Berikut ini daftar lengkapnya;

1. Kecamatan Mancak: Jalan Desa Cikedung

2. Kecamatan Lebakwangi: Jalan Lebak Kepuh – Lebakwangi

3. Kecamatan Petir dan Tunjung Teja: Jalan Kubang Jaya – Kadugenep – Cotak

4. Kecamatan Tanara: Jalan Tersaba – Bendung

5. Kecamatan Padarincang: Jalan Citaman – Gosali

6. Kecamatan Pabuaran: Jalan Paleh – Sindangsari

7. Kecamatan Pabuaran: Jalan Untirta – Sindangsari

8. Kecamatan Carenang: Jalan Teras – Bojong Gadung

9. Kecamatan Cikeusal: Jalan Panyabarangan – Kampung Sawah

10. Kecamatan Padarincang: Jalan Padarincang – Royal – Gosali

11. Kecamatan Baros: Jalan Sombong – Seuat

12. Kecamatan Pontang: Jalan Pulo Kencana – Linduk

13. Kecamatan Pontang: Jalan Bayongbong – Linduk

14. Kecamatan Pamarayan dan Jawilan: Jalan Wirana – Pagintungan

15. Kecamatan Cinangka: Jalan Cipacung – Bantarwaru

16. Kecamatan Cinangka: Jalan Cinangka – Kubang Baros

17. Kecamatan Cikeusal: Jalan Gandayasa – Pasir Laban

18. Kecamatan Binuang: Jalan Cakung – Wewuluh

19. Kecamatan Kragilan: Jalan Desa Cisait

20. Kecamatan Kibin: Irigasi Air Jalan Kp. Karenggan, Desa Sukamaju

21. Kecamatan Kibin: Jalan Desa Ketos

22. Kecamatan Padarincang: Jalan Desa Kadukempong

23. Kecamatan Anyer: Jalan Desa Cikoneng – Tanjung Manis

24. Kecamatan Tunjung Teja: Jalan Desa Panunggulan

25. Kecamatan Kramatwatu: Jembatan Desa Lebakwana

26. Kecamatan Kramatwatu: Jalan Desa Lebakwana

“Kami memohon, semoga di tahun 2027 alokasinya dapat ditambah lagi. Tahun lalu 8 titik, tahun ini hanya 3. Semoga usulan kami 26 titik di tahun depan dapat disetujui semua,” ungkap Ronny, Kamis, (1/10/2026).

“Karena dampak dan manfaat program Bang Andra ini sangat dirasakan sekali oleh masyarakat. Kami mewakili Pemerintah Kabupaten Serang mengucapkan terima kasih,” tambahnya.

Ronny juga memaparkan kondisi keseluruhan jaringan jalan di bawah kewenangan Pemkab Serang mencapai 1.004 km, dengan kondisi baik sekitar 900 km atau 90 persen. Sisanya kurang lebih 96 km atau 10 persen.

Rencana penuntasan dalam 4 tahun ke depan sesuai dokumen RPJMD, sehingga pada tahun 2030 mendatang ditargetkan seluruh jalan di Kabupaten Serang mulus 100 persen.

“Kami sudah menyusun rencana penanganan bertahap hingga 4 tahun ke depan. Jika konsep ini diterima, maka pada tahun 2030 jalan kabupaten di seluruh wilayah Kabupaten Serang semuanya dalam kondisi baik,” jelasnya.

Perlu ditegaskan bahwa angka tersebut mencakup jalan kabupaten, sedangkan jalan desa menjadi fokus utama program Bang Andra yang diusulkan agar semakin banyak titiknya bisa dibangun di tahun mendatang.

Permohonan penambahan kuota Bang Andra bukan tanpa alasan. Jalan desa yang baik memperlancar roda ekonomi masyarakat, mempermudah akses warga ke fasilitas kesehatan dan pendidikan, serta menurunkan biaya angkut barang ke pasar.

“Setiap ruas yang dibangun membawa perubahan nyata bagi warga. Kami berharap usulan 26 titik ini mendapat perhatian agar konektivitas antar-desa semakin kuat dan ekonomi masyarakat semakin terbuka,” pungkas Ronny. (Red/ Roy)

Comments

comments


0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *