SERANG, bantenhariini.id – Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Serang siap menggelar Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Kota Serang. MTQ tahun ini akan dipusatkan di Gedung Gelanggang Remaja (GGR), Kawasan Stadion Maulana Yusuf (MY), Ciceri, Kota Serang, sejak Senin 19 hingga Rabu Oktober 2026.
Sembilan cabang lomba yang terdiri dari masing-masing kategori siap diperlombakan dengan aturan ketat asli putra daerah. Antara lain lomba tilawah, qiraat, qiraat kutub, Syarhil Qur’an, dan Fahmil Qur’an.
Langkah ini dilakukan, karena LPTQ Kota Serang menargetkan juara asli daerah di MTQ 2026.
“Untuk Syarhil Quran dan Fahmil Quran, pesertanya bukan mewakili kecamatan, tetapi mewakili lembaga, seperti SMA, Aliyah, dan sederajat,” ujar Ketua LPTQ Kota Serang Fathullah Al Wasi, Rabu, (7/102026).
Adapun cabang tafsir dan kaligrafi, mungkin nanti lebih kepada pembinaan saja, karena memang di Kota Serang belum terlihat potensi-potensi yang siap untuk mengikuti lomba.
Kemudian ada tambahan satu cabang, yaitu karya tulis ilmiah Al-Qur’an, namun itu masih 50-50 karena peserta atau SDM dari Kota Serang belum banyak.
“Baru ada satu atau dua orang. Kita sedang mencari dan menginformasikan kepada lembaga-lembaga atau kampus-kampus yang ada di Kota Serang,” bebernya.
Pelaksanaan setiap cabang lomba rencananya akan digelar di majelis atau masjid terdekat Stadion Maulana Yusuf.
“Jadi perlombaan tidak diadakan di dalam area utama GOR aja, melainkan dibagi-bagi ke beberapa masjid, musala, atau gedung majelis taklim yang letaknya berada di sekitar atau dekat dengan kawasan stadion,” jelas Fathullah.
Fathullah Al Wasi menjelaskan, tujuan utama diselenggarakan MTQ adalah syi’ar Al-Qur’an atau potensi sumber daya manusia, khususnya di bidang ilmu Al-Qur’an baik dalam tilawah, tahfiz, tafsir, pemahaman Al-Qur’an, maupun syarah.
Selain itu, sekaligus menjaring bibit-bibit unggul yang memiliki potensi untuk dipersiapkan mengikuti ajang serupa di tingkat provinsi dan nasional.
“Itu yang kita cari potensinya.Selain itu, untuk membuktikan bahwa Kota Serang ini merupakan simpul seribu santri dan sejuta ulama, sekaligus mengaktualisasikan potensi yang ada.Ini juga sesuai dengan program Pak Wali, yakni Serang Mengaji, mengaji dan mengkaji Al-Qur’an,” jelas Fathullah.
Ia menerangkan, MTQ akan diikuti oleh kafilah dari enam kecamatan yakni, Kecamatan Serang, Cipocok Jaya, Kasemen, Curug, Walantaka, dan Taktakan.
Fathullah berharap setiap kafilah minimal mengirimkan dua peserta untuk setiap cabang.
“Minimal satu kecamatan mengirimkan dua orang, putra dan putri, untuk setiap cabang,” katanya.
Ia mengimbau kepada seluruh LPTQ kecamatan dan Kafilah agar peserta yang tampil pada MTQ benar-benar asli putra-putri asal Kota Serang.
“Imbauan itu sudah disampaikan kepada LPTQ dan kafilah. Kita juga sudah berkomitmen bahwa persyaratannya harus asli dari Kota Serang untuk peserta yang dilombakan,” jelas dia”Kenapa? Karena diakui atau tidak, potensi Kota Serang dalam bidang ilmu Al-Qur’an, khususnya untuk mengikuti cabang-cabang musabaqah, sangat miris, hampir punah,” ungkapnya.
Fathullah juga berharap masyarakat Kota Serang ikut hadir untuk memeriahkan selama perhelatan MTQ. Hal itu penting agar syi’ar Al-Qur’an dan Agama Islam semakin menggema, membumi, dan dirasakan manfaatnya secara luas oleh masyarakat.
“Kami berharap masyarakat mendukung dan turut hadir karena dalam MTQ tersebut juga akan diadakan lomba tradisi lokal, yaitu lomba marhaba.Lomba marhaba itu diikuti utusan majelis taklim atau masjid. Satu kecamatan mengirimkan dua majelis atau dua masjid, masing-masing satu grup,” tandas dia. (Red/ Roy)

0 Comments