Korban Festival Bedolan Pamarayan Ditemukan dalam Kondisi Mengenaskan


SERANG, bantenhariini.com – Setelah dua hari hilang, jasad Ateng, 25, korban yang hanyut saat acara Festival Bedolan Pamarayan, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Jasadnya ditemukan warga yang sedang menambang pasir di sungai daerah Kampung Baru, Pamarayan, Serang hari ini, Sabtu (14/10) sekira pukul 10.00 WIB. Korban ditemukan dengan kondisi tubuh menggembung dan membusuk. Jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka oleh warga setempat.

Kepala SAR Banten Heru Amir mengungkapkan, korban ditemukan sekitar 500 meter dari lokasi tenggelam. Keluarga korban yang langsung mendatangi lokasi penemuan, membenarkan jasad tersebut merupakan anggota keluarganya. “Iya keluarga membenarkan dan langsung membawa korban ke rumah duka. Dengan demikian pencarian kita hentikan,” kata Heru.

Kapolsek Cikeusal, AKP Muhammad Cuaib mengatakan, setelah dilakukan pemeriksaan, mayat korban selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. “Sudah ditemukan tidak jauh dari lokasi tenggelam. Petugas selanjutnya menyerahkan jasad korban kepada keluarga untuk segera dimakamkan,” ungkap Kapolsek

Sebelumnya, Festival Bedolan Pamarayan yang digelar Pemerintah Kabupaten Serang dalam rangka memperingati hari jadi Pemkab Serang ke-491 memakan korban. Dua warga yang sedang mencari ikan hanyut saat mengikuti Festival Bedolan Pamarayan yang digelar Pemkab Serang, Kamis (12/10).

Dua warga tersebut terbawa arus saat tengah menjala ikan di tengah derasnya arus yang mengalir di Bendungan Pamarayan. Tak pelak akibat derasnya aliran air, dua warga tersebut hanyut. Beruntung Jupri berhasil menyelamatkan diri dari arus Bendungan Pamarayan yang begitu deras. Jupri segera dibawa ke puskesmas. Namun naas bagi Ateng, ia terbawa arus derasnya aliran Bendungan Pamarayan. (Hr/You/Anda)

 

Comments

comments


0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *