SERANG, bantenhariini.id — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Serang diketahui tengah melakukan pendekatan kepada PT Indah Kiat Pulp & Paper agar SDN Tegal Maja, yang berlokasi di Desa Tegal Maja, Kecamatan Kragilan, dapat dibangun ulang melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) atau tanggung jawab sosial perusahaan.
Sebab, lahan SDN Tegal Maja berada di dalam lingkungan industri berpenghasilan kertas tersebut. Sehingga, Pemerintah Kabupaten Serang berharap PT Indah Kiat dapat menggantikan lahannya.
Demikian disampaikan oleh Kepala Bidang Pembinaan SD Dindikbud Kabupaten Serang, Abidin Nasyar, kepada wartawan, Selasa, (13/10/2026).
“Ya sebentar lagi kita lagi negosiasi terkait SDN Tegal Maja dengan PT Indah Kiat. Mudah-mudahan mau dibangun juga, kan SD Tegal Maja ini sudah parah banget. Kita sedang lakukan lobi-lobi,” ujarnya.
Abidin menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya memperbaiki sarana pendidikan yang memprihatinkan di sejumlah daerah. Salah satunya SD Tegal Maja yang kondisinya sudah sangat membutuhkan penanganan serius.
Saat ini pihaknya masih melakukan tahap negosiasi secara intensif dengan pihak PT Indah Kiat.
Menurutnya, pembangunan SDN Tegal Maja tidak sekadar renovasi, melainkan pembangunan di lokasi baru yang tidak jauh dari lokasi lama. Luas lahan yang disiapkan mencapai hampir 3.000 meter persegi.
PT Indah Kiat akan memberikan lahan pengganti seluas yang sama dengan yang saat ini ditempati sekolah, sekaligus membangun ulang gedung sekolah yang nantinya akan memiliki sekitar 12 ruang kelas.
“Lahannya dari mereka. Jadi, lahan kita ini sudah masuk di lingkungan wilayah Indah Kiat, tetapi Indah Kiat siap memberikan kembali lahan sesuai dengan jumlah luas lahan yang saat ini dimiliki oleh sekolah dasar itu,” jelas Abidin.
Pemindahan lokasi ini juga sudah dikoordinasikan dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) agar tidak ada kendala hukum ke depannya. Jika semuanya berjalan lancar, pembangunan ditargetkan dapat dimulai pada tahun depan.
“Nanti pindah lokasi maka mudah-mudahan nanti kita lihat kalau sudah berproses bangunannya ya. Mudah-mudahan ini bisa segera selesai karena ini kan terkait dengan negosiasi dan segala macam. Saya berharap sih mulai tahun depan,” tambahnya.
SD Tegal Maja nantinya juga direncanakan akan dijadikan sekolah percontohan dengan bangunan yang lebih layak, aman, dan nyaman bagi peserta didik maupun tenaga pendidik.
“Jadi, mudah-mudahan PT Indah Kiat konsisten akan membangun sekolah Tegal Maja melalui dana CSR mereka,” ucap Abidin.
Sementara itu, kabar baik juga datang dari SDN Genurit yang berlokasi di Desa Terate, Kecamatan Kramatwatu. Sekolah ini sudah puluhan tahun bermasalah karena tidak memiliki kejelasan status lahan.
Berkat perhatian Bupati Serang Ratu Racmhatuzakiyah, lahan seluas hampir 2.000 meter persegi akhirnya dalam proses penyerahan secara hibah dari Japabekka kepada Pemkab Serang melalui Dindikbud.
“SD Genurit yang di Kramatwatu itu sudah puluhan tahun persoalan enggak punya lahan. Sekarang alhamdulillah lagi berproses hibah dari Japabekka ke Pemerintah Kabupaten Serang melalui Dinas Pendidikan,” ungkap Abidin.
Sekolah yang memiliki 8 ruang kelas ini juga dipastikan akan dibangun tahun ini melalui program revitalisasi sekolah.
“Saya pertama kali ke sana sekolahnya hancur, kemudian saya tanya lahannya tidak jelas dan alhamdulillah sekarang sudah proses hibah dari Japabekka ke pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan. Dan tahun ini kita pastikan mereka dibangun melalui revitalisasi,” pungkas Abidin. (Red/ Roy)

0 Comments