CILEGON, bantenhariini.com – Ketua DPD II Golkar Kota Cilegon Tb. Iman Ariyadi menitipkan pesan kepada jajaran pengurus partai berlambang pohon beringin sesuai dengan jadwal tahapan Pemilu 2019, harus segera mendaftar dan memberikan berkas dokumen dukungan ke KPU Kota Cilegon.
Iman yang juga Wali Kota Cilegon non aktif kini mendekam di balik jeruji KPK karena tersandung kasus dugaan suap perizinan pembangunan Transmart.
Menurut Sekjen DPD II Golkar Kota Cilegon Abas Sutisna amanat Iman itu disampaikan kepada salah satu keluarganya.
“Amanat Pak Iman itu lalu disampaikan kepada saya, supaya segera dan bisa menyelesaikan segala sesuatu yang bersifat administrasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku, yakni tahapan pendaftaran Pemilu 2019,” katanya usai konsultasi di KPU Kota Cilegon, Kamis (12/10/2017).
Abbas menambahkan sejauh ini Partai Golkar Cilegon belum melakukan pendaftaran, kedatangannya ke KPU sebatas konsultasi untuk menyamakan jumlah dukungan dalam sistem informasi partai politik (SIPOL).
“Jangan sampai kelewat batas pendaftaran, karena ini sebagai cerminan kepada masyarakat, jangan sampai gara-gara tidak ada Pak Iman, Golkar tidak solid. Sampai saat ini partai tetap solid, sekalipun tidak ada arahan langsung, saya ambil inisiatif dan sudah konsultasi sehingga ke depannya tinggal mendaftar saja,” ujarnya.
Dijelaskan dia, berkas yang akan diserahkan nanti ke KPU berupa dukungan anggota dengan menunjukkan salinan kartu tanda anggota (KTA) dan KTP elektronik sesuai dengan data di SIPOL. Jumlah tersebut harus sesuai dengan angka yang nanti tertera pada sistem informasi partai politik (SIPOL).
“Kami nanti akan menyerahkan dukungan dengan jumlah kurang lebih 1.680 dukungan. Dan penyerahan berkas dokumen akan dibicarakan dalam rapat internal partai Jumat besok,” jelas Abbas.
Sementara, Komisoner KPU Kota Cilegon Habibi Haliburton mengatakan, sampai hari ini masa pendaftaran dan verifikasi parpol untuk Pemilu 2019 baru tiga parpol yang telah mendaftarkan ke KPU untuk melakukan verifikasi data. Ketiga parpol tersebut yakni, Partai Perindo, Partai Republik, dan PDIP.
“Kalau yang udah mendaftar baru tiga partai. Sisanya baru konsultasi saja, itu biar kalau ada yang kurang bisa diperbaiki. Kami berharap kepada seluruh parpol yang belum mendaftarkan dirinya, untuk tidak melakukan pada hari terakhir pendaftaran. Hal Itu dilakukan supaya kalau ada perbaikan enggak kerepotan,” ungkapnya. (Pupu)
Editor: Wayang

0 Comments