Kebocoran Pipa Gas Diduga Akibat Jangkar Kapal, Polair Polda Banten Himbau Larangan Melaut


Kebocoran Pipa Gas Diduga Akibat Jangkar Kapal, Polair Polda Banten Himbau Larangan Melaut_Foto Bantenhariini_Aep.BHI

Kebocoran Pipa Gas Diduga Akibat Jangkar Kapal, Polair Polda Banten Himbau Larangan Melaut_Foto Bantenhariini_Aep.BHICILEGON, bantenhariini.com – Polair Polda Banten menghimbau kepada seluruh masyarakat Pulau Panjang maupun nelayan Bojonegara untuk berhati-hati dalam melakukan aktivitas melaut. Karena kebocoran pipa gas milik perusahaan CNOOC (China National Offshore Oil Corporation) yang diduga akibat jangkar kapal, masih dalam proses penyelidikan.

“Kita khawatir hal yang diinginkan terjadi, makanya radius 1 sampai 2 mil dilarang untuk melaut. Karena belum diketahui penyebab dampak apa yang akan terjadi,” ungkap Dir Polair Banten, Kombes Pol Nunung Syafudin seusai meninjau lokasi, Senin(9/7).

Lanjut Nunung, untuk mengantisipasi kejadian-kejadian yang tidak diinginkan, dirinya juga menyiapkan dua patroli untuk berjaga. “Supaya nelayan Bojonegara dan masyarakat Pulau Panjang tetap merasa aman dan nyaman,” jelasnya.

Kemudian, kata Nunung, untuk nelayan Bojonegara dan masyarkat Pulau Panjang sudah tidak perlu khawatir lagi, karena kebocoran pipa gas sudah ditutup mulai dari pukil 16:00 Wib hingga pukul 17:00 Wib.

“Alhamdulilah semburan gas dapat diatasi dari tim CNOOC, dengan diterjunkanya mekanik,” ujarnya.

Sementara itu, Polair Polda Banten masih melanjutkan penyelidikan penyebab kebocoran pipa gas, yang diduga akibat jakar kapal. (FEB).

Comments

comments


0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *