Capai Miliaran, Nilai Aset Pemkot Serang Alami Penurunan


Capai Miliaran, Nilai Aset Pemkot Serang Alami Penurunan_Foto bantenhariini_Aep.BHI

Capai Miliaran, Nilai Aset Pemkot Serang Alami Penurunan_Foto bantenhariini_Aep.BHISERANG, Bantenhariini.com – Aset Pemerintah Kota (Pemkot) Serang yang bernilai miliaran alami penurunan sejak Desember 2017. Diketahui penurunan aset itu Rp 370,59 miliar dari tahun sebelumnya.

“Aset ada pemeriksaan dari BPN, juga berdasarkan BPK, dan kami juga diminta untuk menilai secara mandiri, jadi memang ada penyusutan nilai,” jelas Walikota Serang, Tb Haerul Jaman saat dikonfirmasi awak media usai menyampaikan jawaban pemandangan fraksi di gedung DPRD Kota Serang, Senin (9/7/2018).

Dari data yang didapat, turunnya nilai aset terbesar dari penurunan sektor nilai Aset Tetap sebanyak 11,81 persen atau senilai Rp 269,73 miliar. Aset Tetap sendiri di antaranya adalah gedung bangunan, peralatan, tanah, mesin, kendaraan dan lainnya.

“Nilai aset memang bisa turun, karena ada penyusutan, kecuali tanah yang selalu naik,” tambah Jaman.

Menurut Tb Haerul Jaman nilai yang mengalami penyusutan itu di antaranya gedung, barang elektronik, kendaraan dinas yang dimiliki oleh Pemkot Serang.

“Tapi turunnya nilai ini bukan berarti barangnya hilang yah, kendaraannya tetap ada, tapi setiap tahun mengalami penyusutan,” kilahnya.

Sementara, berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK Perwakilan Banten tahun 2016, salah satu landasan opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) salah satunya didasarkan pada saldo akumulasi penyusutan dan beban penyusutan yang dilaporkan oleh Pemkot Serang.

BPK Perwakilan Banten memaparkan, penyusutan atas 43.678 aset tetap tidak menggunakan nilai historis maupun nilai perolehan aset tetap. Sebanyak 210 unit aset masih bernilai Rp 1,00, 1.506 unit aset masih bernilai Rp 0,00 ,dan 41.962 unit aset sebesar Rp 1.214,75 miliar menggunakan harga wajar saat penilaian dan dicatat pada tahun penilaian sebagai tahun perolehan.

Dokumen dan catatan yang tersedia tidak memungkinkan BPK untuk menerapkan prosedur pemeriksaan yang memadai untuk meyakini nilai akumulasi penyusutan dan beban penyusutan pada tahun 2016 tersebut.

Diketahui, sebelumnya Wakil Walikota Serang, Sulhi Choir membacakan Laporan Pertanggungjawaban APBD 2017. Ia mengungkapkan, nilai aset Kota Serang mengalami penurunan, hal tersebut berdasarkan penilaian per tanggal 31 Desember 2017 sebesar Rp 370,59 miliar dari tahun sebelumnya.

“Nilai aset per 31 Desember 2017 senilai Rp 2,21 triliun, sedangkan pada tahun 2016 sebesar Rp 2,58 triliun,” paparnya. (Andre/Setia)

Comments

comments


0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *