Angka Tawuran Pelajar di Kota Tangerang Menurun


http://www.bantenhariini.id/wp-content/uploads/aep/2018/05/IMG-20180502-WA0279.jpg

http://www.bantenhariini.id/wp-content/uploads/aep/2018/05/IMG-20180502-WA0279.jpgTANGERANG, bantenhariini.com – Angka tawuran pelajar di Kota Tangerang diklaim menurun. Jumlah ini diperkiran menurun semenjak adanya Deklarasi Damai Pelajar Kota Tangerang, yang sudah dilaksakan sejak tahun lalu. Tahun ini, kegiatan tersebut dilaksanakan di GOR A Damyati, Kecamatan Tangerang, Rabu (2/5/2018).

Ketua Pembina Forum Pelajar Kota Tangerang, Turidi mengatakan sejak adanya kasus Siswa SMK Negeri 4 Kota Tangerang yakni Fajri, yang tewas karena terlibat tawuran pada Agustus 2016 lalu.

“Tingkat tawuran saat ini, diprediksi menurun hampir 63 persen, semenjak kita adakan deklarasi dari tahun kemarin. Kondisi ini diperkuat dari adanya penjagaan di lapangan oleh TNI, Polri dan juga Satpol PP,” ucap Turidi di sela-sela acara.

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Komisi IV Kota Tangerang ini menambahkan, keamanan terhadap titik rawan tawuran terus digalakkan oleh sejumlah aparat.

“Titik rawan pertama wilayah Cikokol, terus perempatan lampu merah Ciledug, sepanjang jalur kalideres, bahkan juga di taman potret,” ungkapnya.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Abduh Surahman menyampaikan, pihaknya juga sepakat bahwa adanya deklarasi damai ini ikut mendukung adanya penurunan angka tawuran pelajar.

“Untuk menurunkan angka menjadi nol agaknya sulit, namun Satgas di lapangan terus memonitor titik rawan di Kota Tangerang. Jika ditemukan ada pelajar membawa senjata tajam, makan akan langsunh kami sita dan berikan pembinaan,” tukasnya.

Diketahui, sebanyak 3000 pelajar tingkat SMP dan SMA, ikut meramaikan adanya deklarasi damai anti tawuran pelajar. Dalam kegiatan ini, mereka diberikan arahan oleh kepolisian juga TNI agar menghindari diri dari aksi tawuran. Selain itu, mereka juga diberikan motivasi oleh artis kawakan yakni Dik Doank, yang kini juga telah menjadi aktivis di bidang pendidikan.(Fani/Setia)

Comments

comments


0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *