Banjir di Kota Baja Ratusan Rumah Terendam


http://www.bantenhariini.id/wp-content/uploads/2018/04/IMG-20180425-WA0227.jpg

http://www.bantenhariini.id/wp-content/uploads/aep-a'ink/2018/04/IMG-20180425-WA0227.jpgSERANG, bantenhariini.com – Hujan Lebat yang terjadi sejak pagi hari hingga siang mengakibatkan Kota Cilegon terendam air setinggi 60 centi meter.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cilegon, menginformasikan, terdapat lima Kecamatan terendam banjir, yakni, Kecamatan Pulomerak, Kecamatan Purwakarta, Kecamatan Grogol, Kecamatan Ciwandan, dan Kecamatan Cibeber.

Kepala Seksi Pencegahan BPBD Kota Cilegon, Utang Sutardi mengatakan, lima kecamatan tersebut terendam banjir lantaran tingginya intensitas air. “Sehingga menyebabkan banjir setinggi 60 cm di setiap titik, Kota Cilegon,” ungkap Utang melalui sambungan telpon, Rabu(25/4/2018).

Lanjut Utang, titiknya yang terkena banjir yaitu, Kecamatan Pulomerak, Lingkungan Baru, Kelurahan Tamansari. Kecamatan Purwakarta, di Lingkungan Sumampir, Kelurah Kebondalem dan di depan Polres Kota Cilegon.
Tiga titik lainya, kata dia, di Kecamatan Grogol, di depan perumahan Grogol, Kecamatan Ciwandan, Lingkungan Panauan, di depan Kantor Koramil Ciwandan, lingkungan Randakari, Jalur Lingkar Selatan, dan di depan SPBU Cigading. Titik terakhir, kata Utang, terdapat di Kecamatan Cibeber, PCI Blok D, PCI Blok A, Jerang Barat, di depan eks Pospol, dan jalur Cibeber Kota.

Sementara itu, Camat Cibeber Noviyogi Hermawan mengatakan lebih dari 1.000 kepala keluarga dan 800 rumah terendam banjir. Diduga banjir disebabkan karena tanggul di Kecamatan Mancak jebol. Sehingga air meluap ke Sungai Ciberko.
“Informasinya tanggul di Mancak jebol pagi tadi sekitar jam 8.00 WIB. Sehingga air meluap ke Sungai Ciberko dan menerjang rumah warga,” ujar Noviyogi.

Dia mengatakan, saat ini pihaknya fokus melakukan evakuasi warga yang terjebak banjir.
“Hampir sebagian besar wilayah Kecamatan Cibeber terendam banjir, tapi yang terparah di Kelurahan Kalitimbang,” terangnya.

Dia menyatakan pihaknya bersama BPBD Kota Cilegon menyiapkan penampungan sementara dan dapur umum.
“Alhamdulillah kita bergerak cepat mengevakuasi warga yang terkena dampak banjir,” ucapnya.

Akibat banjir itu,Jalan Lingkar Selatan menjadi ambruk sedalam 10 meter dan menyebabkan banyak kendaraan menjadi mogok. (Febi/Setia)

Comments

comments


0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *