TANGERANG, bantenhariini.com – Puluhan warga RW 01, Kelurahan Tajur, Ciledug Kota Tangerang, antusias mengikuti penyuluhan program Keluarga Berencana (KB). Saat acara mereka aktif dengan bertanya tentang manfaat dan resiko bila menggunakan alat kontrasepsi itu.
Kegiatan penyuluhan digelar di aula Kantor Kelurahan Tajur. Kegiatan tersebut diadakan oleh Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (BP3A2PKB) Kota Tangerang dengan Koramil 04/Ciledug.
Kepala UPT KB BP3A2PKB Kota Tangerang Tiktik Suartika mengatakan, setelah dijadikan Kampung KB di RW 01 Tajur ada peningkatan partisipasi KB. Wilayah ini sebelumnya pencapaian KB-nya rendah. “Masyarakat juga memanfaatkan alat KB yang belum efektif,” katanya.
Ia mengharapkan, partisipasi ber-KB masyarakat di sini meningkat. Tidak ada lagi yang menikah di bawah umur 20 tahun dan memanfaatkan alat kontrasepsi KB NKJP.
Dokter Milidianto, salah satu nara sumber acara tersebut mengharapkan agar masyarakat memanfaatkan KB yang jangka panjang. Seperti implan atau ayudi. “Ini lebih efektif.Dan juga mencegah warga lupa,” katanya.
Sementara Serma Hari Cahyo yang mewakili TNI AD dari Koramil 04/Ciledug mengatakan, program KB dilakukan di seluruh Indonesia. Tujuannya supaya keluarga Indonesia berkualitas. Artinya cukup dua anak tapi berkualitas. “Ada tiga kelurahan yang jadi sasara program kami yakni Tajur, Pondok Pucung, dan Kreo Selatan,” katanya.
Sementara, Ketua RW 01 Edi Suyono mengungkapkan, bahwa warganya sangat mendukung wilayahnya dijadikan Kampung KB.Karena itu bila ada kegiatan KB selalu antusias. Baik di tingkat warga, kelurahan, kecamatan maupun kota. “Memang warga sudah merasakan manfaatnya,” katanya.
Terpisah, Koordinator Pos KB Kecamatan Ciledug Dian Mardiana menambahkan, ditunjuknya RW 01 Kelurahan Tajur menjadi Kampung KB baru satu tahun lebih. Kendati baru sudah ada prestasi yang diraih warga setempat. “Karena dengan ikut program KB bisa menciptakan keluarga sejahtera,” ujarnya. (setia)

0 Comments