Warga Gang Tunas 3 Karawaci Sulit Mengakses Jalan


http://www.bantenhariini.id/wp-content/uploads/2018/04/IMG-20180418-WA0132.jpg

http://bantenhariini.id/wp-content/uploads/2018/04/IMG-20180418-WA0132.jpgTANGERANG, bantenhariini.com – Di jaman serba modern seperti saat ini, masih saja ada warga yang belum mendapatkan hak untuk hidup dengan bebas. Sekitar 58 Kepala Keluarga terkungkung di Gang Tunas III, Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang tidak dapat memiliki akses dengan bebas untuk menggunakan jalan.

Pantauan bantenhariini.com saat memasuki Gang Tunas III, terdapat pagar besi bercat hijau. Ketika ingin memasuki gang tersebut, harus melewati izin dari petugas penjaga pintu terlebih dahulu.

Tak jauh dari area sebelum masuk gang, ada saung yang menjadi tempat berteduh sekitar tiga petugas yang berjaga saat itu. Di samping saung, terdapat plang setinggi tiga meter, yang menuliskan nama Hertati Suliarta sebagai pemilik tanah di daerah tersebut.

“Tadinya pintu masuk gang kita malah ditembok satu tahun lalu, dibongkar awal Januari sama warga, saat penjaga lagi nggak ada warga yang kebanyakan ibu-ibu, waktu itu yang menghancurkan temboknya,” ujar Ketua RT 04, Muharayah, Rabu, (18/4/2018).

Muharayah mengatakan, pemukiman yang sampai saat ini masih ia tempati memang masih bersengketa. Dia menyampaikan dua wilayah yang bersengketa yakni, RT 04 dan RT 05.

“Jadi tanah ini memang milik Hertati, saat di pengadilan negeri Tangerang, juga yang menang Hertati. Ini kita lagi mengajukan banding,” tutur Muharayah.

Pria yang berprofesi sebagai guru ngaji ini mengatakan, untuk akses keluar masuk yang bebas warga dapat melewati gang-gang kecil.

“Ada tiga jalur akses keluar masuk tapi cuma muat buat motor. Intinya semua akses keluar masuk lewat pagar semuanya harus izin dulu ke yang jaga,” ucapnya.

Tak jauh dari pemukiman ini merupakan rumah dari orang nomor satu di Kota Tangerang, yakni Calon Walikota Tangerang Arief R Wismanyah. Namun Muhayah menyampaikan, warga sama sekali belum buat pengaduan ke Arief.

“Kita nggak ngadu ke Pak Arief cuma ke kelurahan. Tapi sampai saat ini belum ada upaya dari pemerintah,” ucapnya.

Sementara untuk rumah dari Hertati, dikatakan Muharayah, Hertati tidak tinggal di kampung itu. Selain itu Camat Karawaci Suli Rosadi, sampai berita ini diturunkan, belum memberikan konfirmasi terkait hal ini. (Fani/Setia)

Comments

comments


0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *