TANGERANG, bantenhariini.com – Komandan Distrik Militer 0506/Tangerang, Letkol Infantri Muhammad Imam Gogor Aghnie Aditya membantah adanya kegiatan sweeping terhadap, pemeriksaan nama dosen dan penceramah di STIE Ahmad Dahlan, Jalan Imam Bonjol, Karawaci Kota Tangerang.
Gogor mengatakan, Babinsa hanya melakukan tugas pendataan untuk kebutuhan komunikasi sosial ke masyarakat.
“Itu tidak benar, babinsa hanya melakukan tugas pendataan sebagai bagian dari tugas rutin untuk keperluan sosialisasi dan potensi wilayah, bukan untuk sweeping,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (9/4/2018).
Lanjut Gogor, ia mengaku telah bertemu dengan pemilik STIE Ahmad Dahlan agar tidak terjadi kesalahpahaman.”Tidak ada perintah sweeping, kami juga sudah bertemu dengan pemilik yayasan untuk menjelaskan, dan memang petugas yang ada disana pun membenarkan tidak ada sweeping seperti itu,” pungkasnya.
Diketahui sebelumnya, warganet ramai komentari oknum babinsa yang melakukan aksi sweeping nama dosen dan penceramah di STIE Ahmad Dahlan.
Awal mula komentar tersebut berasal dari postingan penanggung jawab kampus STIE Ahmad Dahlan, Mukhaer Pakkana. Dalam akun facebook miliknya dia menyuarakan bahwa dirinya tidak terima dengan adanya pemeriksaan tersebut. Dia mempertanyakan apa yang menjadi urusan TNI atau polisi untuk melakukan pemeriksaan tersebut.
Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar, juga menyuarakan ketidak nyamanan dengan adanya kegiatan sweeping tersebut.
“Apa urusannya Polisi dan TNI masuk ke kampus dan meminta daftar nama Dosen dan Khotib Serta isi Khutbah di Kampus STIE Ahmad Dahlan? Ini apa maksudnya. Pak @jokowi panglima TNI, Pak Kapolri,” cuitnya dalam akun twitter pribadi miliknya Sabtu, (7/4/2018).
Hal itu mengundang berbagai macam respon dari warganet. Komentar pro dan kontra menghujani akun twitter Dahnil Anzhar. Ada juga yang menganggap hal sebagai ini hoax.
Sementara, Kapolsek Jatiuwung Kompol Eliantoro Jalmaf sampai hingga berita ini diturunkan, belum memberikan konfirmasi terkait hal tersebut. (Fani/Setia)

0 Comments