SERANG, bantenhariini.com – Untuk perkembangan dan kemajuan perhutani Gubernur dan Wakil Gubernur Banten di harapkan untuk bisa bertindak tegas.
Hal itu pun diharapkan oleh Paguyuban Lembaga Masyarakat Desa Hutan (PLMDH) Banten, karena pihaknya ingin adanya mutasi kali ini yang dilakukan oleh Gubernur Banten untuk mengisi kekosongan hingga menyelaraskan dan mempercepat program pembangunan di Provinsi Bante serta khususnya dibidang kawasan hutan.
Sekretaris Paguyuban PLMDH Provinsi Banten, Yan Graha mengatakan, bahwa pihaknya meminta ketegasan untuk mengisi jabatan kosong, untuk mengingat adanya program pemerintah pusat terkait Percepatan Perhutanan Sosial.
“Kami berharap Gubernur sesuai janji nya akan melakukan reformasi birokrasi dan menempatkan pejabat sesuai kompetensi nya, sehingga diisi pejabat yang profesional dan handal dalam melaksanakan tugas dan fungsi nya,” jelasnya saat ditemui dikantornya yang berada di Ciceri Kota Serang, Senin(19/2).
Lanjut Yan, beberapa waktu yang lalu di Desa Bulakan, Kecamatan Gunung Kencana, Kabupaten Lebak. Para petani hutan melakukan panen raya jagung dengan dihadiri oleh Gubernur Banten, Wahidin Halim, Kadivre perhutani, Asda 2 Banten, Bupati Lebak, Kepala Dinas Pertanian Banten.
“Tapi kenapa kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Banten tidak hadir, padahal panen raya ini berada di kawasan hutan,” jelasnya.
Maka itu, masih kata Yan Graha, paguyuban LMDH Banten berharap dalam mutasi dan mengisi kekosongan jabatan baik di eselon 3 maupun eselon 4 dengan tetap dan mempertimbangkan kualitas dan kapabilitas.
“Sehingga OPD terkait khususnya dinas LHK dapat berperan optimal dalam menjaga kelestarian hutan dan lingkungan serta meningkatkan ekonomi masyarakat desa sekitar hutan,” tandasnya. (FEB).

0 Comments