Atap Kanopi Puskesmas Ambruk, Begini Kata Anggota DPRD Kota Tangerang


TANGERANG, bantenhariini.com – Sebuah atap kanopi di depan Gedung Puskesmas Jurumudi Baru di Kelurahan Jurumudi Baru, Kecamatan Benda, Kota Tangerang ambruk, Kamis (15/2). Peristiwa tersebut  diduga akibat hujan deras yang disertai angin.

Anggota Komisi IV DPRD Kota Tangerang HM Sjaifuddin Z Hamadin langsung melakukan sidak ke lokasi beberapa saat setelah peristiwa terjadi. Dia menghimbau kepada Pemkot Tangerang melalui dinas terkait agar melakukan audit terhadap bangunan-bangunan milik pemerintah yang berusia lebih dari 10 tahun. “Harus dilakukan pengecekan secara mendalam menggunakan alat-alat pengujian terhadap seluruh gedung pemerintah yang berusia lebih dari 10 tahun. Ini sebagai antisipasi agar kejadian serupa ini tidak terulang lagi ke depannya,” pungkas Sjaifuddin.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Jurumudi Baru drg Hj Sri Nurjunaida menuturkan, peristiwa ambruknya kanopi itu terjadi sekitar pukul 08.30 pagi saat terjadi hujan deras.  “Awalnya terdengar seperti gemuruh, lalu tiba-tiba atap kanopi depan langsung ambruk,” tuturnya.

Sri mengatakan tidak ada korban jiwa akibat kejadian ini. “Alhamdulillah, saat kejadian pelayanan sedang sepi hanya ada kurang lebih 3 orang pasien itu pun sedang berada di pinggir gedung jadi tidak terkena apa-apa,” tambahnya.

Diungkapkan Sri, gedung puskesmas ini dibangun sejak 2005 dan hingga sekarang belum pernah mendapat rehabilitasi. Selama ini hanya diberikan pemeliharaan rutin seperti pengecatan dan lain-lain. Sebelumnya posisi kanopi tersebut memang sudah agak miring dan ditambah hujan dan angin sehingga ambruk.  “Saya sudah memberikan laporan mengenai posisi kanopi yang miring itu, namun belum dapat ditindaklanjuti dan keburu ambruk,” kata Sri.

Camat Benda Teddy Rustendi yang juga datang ke lokasi segera meminta kepada pihak Puskesmas untuk melakukan pengecekan lebih lanjut ke seluruh area gedung untuk mendeteksi jika ada kerusakan-kerusakan lainnya. “Kami pun sudah berkoordinasi dengan dinas terkait di antaranya Bagian Dalbang, Dinas Kesehatan dan Dinas Perkim Kota Tangerang. Mereka akan melakukan koordinasi untuk penanganan lebih lanjut terhadap gedung puskesmas ini,” ujar camat.

Menurut Teddy, Puskesmas ini sebenarnya akan dipindahkan ke lokasi baru menjadi Puskesmas rawat inap yang gedung barunya pada tahun 2018 ini mulai dibangun di dekat SMPN 30 Kota Tangerang. “Rencananya dibangun 3 lantai dan gedung puskesmas yang lama akan diusulkan untuk dibangun Gedung MUI Benda,” jelasnya. (Anda)

Comments

comments


0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *