Pemkot Tunggu Pelimpahan Aset, PKL Minta Dibuatkan Tempat Jualan


SERANG, bantenhariini.com – Masih banyaknya Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berada di pinggir-pinggir jalan Kota Serang menyebabkan kemacetan dan penumpukan sampah.

Padahal para PKL tersebut mengharapkan adanya relokasi tempat khusus untuk para PKL berjualan.

Hal itu, karena mereka sudah tidak mau lagi berjualan secara sebunyi-sebunyi karena takut di gusur.

“Ya dari pada kita berjualan di Terminal Cangkring pasar rau ini, nantinya di gusur kembali. Habis itu kita jualan lagi dan gusur lagi. Kan cape mas, kita juga ingin berjualan bebas, sedangkan di dalam pasar rau sudah penuh,” ungkap Sri Wahyuni salah seorang pedagang sayuran di pasar rau, Rabu(24/1).

Sebelumnya, Kepala Disperindakop Kota Serang, Ahmad Banbela mengatakan, didalam Peraturan Daerah Pemerintah Kota Serang harus menyediakan tempat relokasi para pedagang kaki lima (PKL).

Namun demikian, menurutnya, saat ini masih terbatas anggaran dan pelimpahan aset dari kabupaten Serang belum sepenuhnya dilakukan.

“Pelimpahan aset dari Kabupaten Serang ke Kota Serang kan sampe sekarang belum, jadi kita tunggu dulu pelimpahan aset dari Kabupaten. Ke inginan pemerintah sih menempatkan PKL di tempat yang layak,” tuturnya saat ditemui di ruang kerjanya.

Menurutnya, jika Kabupaten Serang telah melimpahkan beberapa aset lahan kepada Pemkot Serang, banyak lahan yang bisa di gunakan seperti area dekat terminal pakupatan.

Lanjutnya, Banbela mengatakan, awalnya, Pemkot Serang menyiapkan lahan untuk para PKL di sekitar bumi agung. Namun terkendala dengan anggaran lantaran anggaran selama ini digunakan untuk pembangunan infrastruktur lain.

“Kota juga seharusnya mendapatkan pelimpahan. Seperti kantor meterologi legal, penimbangan yang ada di pakupatan. Itu bisa kita gunakan,” ujarnya.

Dirinya juga mengungkapkan, di Kota Serang masih banyak terdapat PKL musiman, sehingga para PKL tersebut sulit dikendalikan karena tida terdaftar di Tanda Daftar Pengusaha (TDP). “Ini masih jadi kendala karena banyak PKL musiman,” ucapnya. (FEB).

Comments

comments


0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *