TANGERANG,bantenhariini.com- Dalam rangka menciptakan lingkungan sekolah yang sehat sebagai tempat pembelajaran, seluruh sekolah tingkat SD dan SMP di kota Tangerang mendeklarasikan komitmen sebagi sekolah adiwiyata.
Walikota Tangerang Arief R Wismansyah yang hadir didampingi Wakil Walikota Sachrudin serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) pada acara tersebut menyampaikan apresiasinya kepada seluruh sekolah berpartisipasi dalam menciptakan lingkungan sekolah yang sehat. Ini juga untuk membantu proses belajar mengajar di sekolah.
“Ini jadi bukti bahwa masyarakat Kota Tangerang semakin peduli dalam meningkatkan kualitas lingkungan pendidikan,” kata Arief.
Deklarasi sekolah adiwiyata ini dilakukan oleh perwakilan dari 13 UPTD pendidikan se-kota Tangerang bersama – sama dengan para tenaga pengajar pendidikan dan murid dari berbagai sekolah SD dan SMP.
“Deklarasi ini menjadi langkah nyata untuk mewujudkan kota Tangerang yang lebih layak huni,” katanya.
“Selain itu, kegiatan- kegiatan positif yang tujuannya untuk pembangunan kota harus terus ditumbuh kembangkan,” kata Arief lagi.
Pada kesempatan tersebut Wali Kota juga menyerahkan penghargaan kepada sekolah SD dan SMP baik negeri maupun swasta dalam mengelola sanitasi yang baik di lingkungan sekolah untuk meningkatkan kualitas belajar mengajar di sekolah.
“Toilet yang bersih menjadi salah satu bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang bersih. Kalau toiletnya bersih, bisa dipastikan kebersihan yang lain juga bisa dijaga,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan kota Tangerang Abduh Surahman menjelaskan, program Adiwiyata yang saat ini kian gencar dilaksanakan di setiap sekolah mulai menampakkan hasilnya.
“Sudah 207 dari 339 SD lalu 44 dari 193 SMP yang semuanya ikut program adiwiyata dan sisanya sedang sedang dalam proses penilaian dari Dinas Lingkungan Hidup,” kata Abduh.
Ratna Ningsih, guru di sekolah Bonavita mengaku termotivasi sekolahnya dijadikan program Adiwiyata. Sehingga civitas sekolah selalu bertanggungjawab menjaga kebersihan dan kesehatan sekolah. “Kami juga sebagai guru menjadi tambah semangat dalam mengajar,” katanya.
Sebagai informasi, pada kegiatan deklarasi sekolah adiwiyata tersebut dilakukan pula parade murid dan guru dari sekolah SD, SMP dari 13 dengan menampilkan pakaian adat serta busana yang dibuat dari bahan – bahan daur ulang.(setia)
Guru dan Murid se-Kota Tangerang Deklarasikan Sekolah Adiwiyata

0 Comments