Seribu Sekolah di Banten Rusak


SERANG, bantenhariini.com – Mendengar informasi ada murid sekolah SD yang meliburkan diri saat hujan turun,  Gubernur Banten Wahidin Halim langsung meninjau gedung SD Negeri Citasuk 2 di Desa Batukuwung Kecamatan Padarincang Kabupaten Serang, Selasa (14/11). Sekolah itu, masih satu lingkungan atap dengan dengan SMPN 4 Padarincang di daerah perbukitan. Akses jalan ke sekolah di Kampung Wangun ini juga memprihatinkan, jalan dibuka pada 2015 hasil dari bantuan TNI dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD).

WH mengaku mendapatkan informasi tentang gedung SD Negeri Citasuk 2 dari salah satu media online. Mendengar informasi tersebut, WH merasa terpanggil dan tergugah hatinya ketika melihat kondisi sekolah yang tidak layak pakai.  WH mengaku terasa terpanggil dan terenyuh saat mendengar adanya gedung SD yang memperhatikan di Banten. “Saya mendengar adanya gedung sekolah yang memperhatikan di Banten, langsung terenyuh ingin melihat secara langsung.  Di Banten memang masih banyak. Sekitar seribu lebih bangunan sekolah yang rusak mulai dari tingkat SD sampai SMA,” ujar WH.

WH juga mengatakan akan segera koordinasi dengan Pemkab Serang terkait pembangunan gedung SD Negeri tersebut. “Kita akan segera ambil tindakan dan berkomunikasi dengan Pemerintah Kabupaten Serang, karena ini kewenangan Kabupaten Serang. Pengalaman saya waktu jadi walikota ada sekitar 200 sekolah yang rusak,  tapi dalam waktu 2 tahun saya bisa bangun 400 sampai 600 sekolah,” terangnya.

WH mengaku dilahirkan dari keluarga guru. “Almarhum Ayah saya seorang guru, jadi naluri saya ikut merasakan betul ketika melihat keadaan pendidikan seperti ini, semoga dalam waktu dekat bangunan sekolah rusak seperti ini dapat segera dibangun,” katanya.

Sementara, penduduk di dekat area gedung SD Negeri Citasuk 2 merasa kaget dengan kedatangan Gubernur. “Ga nyangka pak Gubernur bisa datang ke sini. Padahal jalannya kecil dan jauh. Saya seneng bisa ketemu langsung dengan Pak WH,” ujar salah satu warga di dekat sekolah.(Anda)

Comments

comments


0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *