TANGERANG, bantenhariini.com – Menteri Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Menakertrans) RI Hanif Dhakiri mengunjungi pabrik kembang api yang terbakar di Desa Cengklong, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Minggu (29/10/2017). Hanif menyebut fasilitas keselamatan sangat kurang di pabrik yang menewaskan puluhan orang tersebut. “Karena memang diakui beberapa standar K3 di Indonesia masih relatif belum baik. Mau dari perusahaan atau juga dari pekerjanya. Seperti alat keselamatan kerja yang tidak digunakan perkerja. Nah ini, harus diperkuat,” ungkap Hanif.
Karena itu, pemerintah berencana meninjau ulang Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Keselamatan Kerja. “Memang ada pikiran itu, selama ini terkait Undang-undang keselamatan, memang dari segi koten sudah baik tapi sanksi terlalu minimal. Ini ada kasus kerja anak kita bisa masukan dalam Undang-undang perlindungan anak bisa kita gunakan untuk menjerat pelaku ini,” katanya.
Mengenai pengawasan yang sulit dari Kabupaten lantaran telah dialihkan ke Provinsi, Hanif menyebut akan meningkatkan koordinasi antara Kabupaten dan Provinsi. “Justru sekarang koordinasi harus kita samakan antara provinsi dan daerah. Walaupun di provinsi daerah harus tahu juga terkait distribusi atau pengawasan, juga kabupaten kota jadi penting hari ini akan siapkan sistem,” ujarnya.
Saat mengunjungi pabrik yang terbakar Hanif sempat berkeliling ke dalam pabrik bersama Agus Susanto, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto. “Dari temuan sementara memang terlihat bahwa ini nggak terlihat seperti pabrik, ini lebih mirip seperti gudang kalau kita lihat sarana prasarana, keselamatan kerjanya kurang memadai,” ujar Hanif.
Setelah mengunjungi pabrik, Hanif dan rombongan berjalan kaki dari lokasi sekitar 500 meter, ke masjid tempat Maryanti Binti Dai, salah satu korban tewas disholati. Hanif melepaskan Maryati dari masjid untuk diantar ke peristirahatan terakhirnya. Suasana haru menyelimuti shalat jenazah. Keluarga Maryati menangis meraung-raung. Usai dari masjid, Hanif mengunjungi pasien yang masih dirawat di RS BUN. Ia juga akan mengunjungi pasien di RS Ciputra dan RSU Kabupaten Tangerang. (Mays/Anda/Setia)

0 Comments