SERANG, bantenhariini.com – Setelah 10 tahun tak pernah dirayakan, tahun ini Festival Bedolan Pamarayan kembali diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Serang.
Dalam sambutannya, Bupati Serang Ratu Tatu Hasanah mengatakan Festival Bedolan Pamarayan harus ada dampak untuk ekonomi masyarakat di sekitar, salah satunya dari potensi pariwisata.
Ia juga menilai, Festival Bedolan Pamarayan mempunyai potensi pariwisata yang cukup besar sehingga akan dijadikan agenda tahunan Pariwisata.
“Potensi Pariwisatanya yang cukup besar akan kita dorong di Kabupaten Serang dan akan jadi agenda tahuna wisata,” katanya usai membuka Festival Bedolan Pamarayan di Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang, Kamis (12/10/2017).
Kepala Dinas Pariwisata Banten Eneng Nurcahyati mengatakan pihaknya siap mendukung Festival Bedolan Pamarayan dijadikan agend tahunan, karena akan menambah jumlah Event pariwisata di Banten sehingga mampu menarik lebih banyak wisatawan.
“Kami siap untuk memberikan support, namun bertahap dilihat dari inisiasi dan respon masyarakat dan komitmennya terhadap agenda tersebut,” ungkap Eneng yang hadir pada kesempatan tersebut.
Eneng menilai festival tersebut cukup menarik dengan berbagi rangkaian acara yang sedang dan akan berlangsung. Ia juga menambahkan, agenda kali ini cukup semarak dengan mengangkat berbagai atraksi seni budaya masyarakat.
Eneng menghimbau agar segala aspek Pariwisata di Bendungan Pamarayan sudah harus dibenahi sehingga bisa diangkat menjadi salah satu destinasi unggulan di Kabupaten Serang.
Festival Bedolan Pamarayan berlangsung selama 5 hari, mulai 11-15 Oktober 2017 dengan berbagai kegiatan seni budaya tradisional, Serang Expo, dan tentu saja Bedolan atau membuka pintu air bendungan. Kegiatan tersebut cukup menarik perhatian warga sekitar, terbukti dengan dipadatinya kawasan tersebut.
Tujuannya pun beragam, mulai dari menjala ikan, rekreasi, atau hanya sekadar penasaran dengan kegiatan tersebut. (Dekur)
Editor: Wayang

0 Comments