SERANG, bantenhariini.com – Stand Up Comedy menjadi hiburan yang sangat digemari hampir di seluruh Indonesia, baik dari kalangan pemuda, orang tua, dosen bahkan anak-anak pun tahu dengan hiburan yang satu ini. Komunitas Stand Up Comedy pun menjamur di banyak tempat, salah satunya juga ada di Kota Serang, Banten.
Di Kampus UIN Banten, Kota Serang, juga terdapat komunitas ini, dengan nama Stand Up Comedy UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten (SMH) Banten. Komunitas tersebut berdiri pada 20 September 2014 lalu dan didirikan oleh Ozan Dono, Hasan Elmadani, Adit Bodit dan Charis Tohir yang semuanya mahasiswa UIN Banten. Sementara ketua Stand Up UIN SMHB Banten adalah Juanda.
Ozan Dono mengatakan bahwa yang menjadi motivasi mendirikan Stand Up Comedy di Kampus UIN SMH Banten bukan hanya sekedar berbagi lelucon saja. “Akan tetapi kami juga bisa mengkritik pemerintah lewat media Stand Up Comedy dan juga memberikan pesan moral pada para pendengar lewat lawakan yang kami bawakan,” kata Ozan kepada bantenhariini.com, di Kampus UIN Banten, Rabu (11/10/2017).
Ditemui di tempat yang sama, ketua Stand Up Comedy Juanda mengungkapkan bahwa sampai saat ini Stand Up Comedy tetap eksis di Kampus UIN SMH Banten. Komunitas ini juga sering medapatkan panggilan atau kontrak dari beberapa kaffe yang ada di Kota Serang. “Selain itu, para Komika yang tergabung dalam komunitas ini sudah banyak mempunyai jam terbang di luar Kampus UIN Banten,” ungkap Juanda.
Masih dikatakan Juanda, bahwa setiap komika mempunyai ciri khasnya tersendiri, agar bisa menguasi panggung dan menghilangkan rasa gerogi. Sudah banyak para komika menjadi juara komik baik di kampus maupun di luar kampus.
Untuk menjadi seorang komika yang handal, masih dikatakan Juanda, seorang komika tidak hanya sekadar lucu, tetapi juga harus mempunyai esensi ataupun pesan moral yang di sampaikan saat tampil di atas panggung. “Komika tidak boleh menyinggung suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), atau menghina pejabat secara langsung,” paparnya.
Ia juga berharap Stand Up Comedy ini tetap hidup dan para komika tetap membawakan lawakan yang baik dan sehat. (mg-Aliando)
Editor: Wayang

0 Comments