TANGERANG, bantenhariini.com – Puluhan pedagang kaki lima (PKL) eks Pasar Malabar yang menempati lahan Terminal Cibodas di Kota Tangerang, terlihat pasrah saat bangunan lapaknya dibongkar tim gabungan penertiban Pemerintah Kota Tangerang, Selasa (3/9/2017).
Bahkan di antara para PKL ikut membantu pembongkaran lapaknya.
Sebanyak 5 alat berat terdiri dari 4 beko dan 1 buldozer diturunkan dalam kegiatan penertiban itu. Pembongkaran lapak PKL agak sulit. Itu karena bangunan lapak banyak terbuat dari baja ringan. Tapi dengan kerjasama ratusan personel gabungan akhirnya dapat diratakan.
Selanjutnya para PKL yang bangunannya ditertibkan pindah ke Pasar Malabar dan Pasar Jumagar. Sedangkan PKL yang ada di sekitarnya atau menempati bahu Jalan Borobudur dan Jalan Platina Raya.
Aritonang, PKL yang mangkal di Jalan Platina Raya mengatakan, dirinya mengikuti saja terkait lapaknya dibongkar. Apalagi tempat ini punya pemerintah. “Jadi saya pasrah aja,” kata pemilik lapak pengisian bahan bakar Pertamini ini.
Dirinya menempati lahan tersebut sudah setahun lebih. Memang ada pemberitahuan sebelumnya saat akan ditertibkan. Kini pria berusia 53 tahun itu harus mencari tempat berjualan baru.
Senada dikatakan Pasaribu, pemilik lapak tambal ban di Jalan Borobudur Raya. Menurutnya, setelah dilarang berjualan, maka harus cepat mencari tempat baru.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Saeful Rohman mengatakan, bahw lahan Terminal Cibodas yang bekas dimanfaatkan PKL eks Pasar Malabar akan segera dibangun. Selanjutnya difungsikan kembali menjadi terminal seperti biasa. “Jadi itu harus dibangun lagi,” katanya.
Sementara, Pengelola Pasar Bersih Malabar Maryadi mengapresiasi Pemerintah Kota Tangerang yang berhasil melakukan penertiban bangunan lapapak PKL. Pihaknya mengharapkan pemerintah selanjutnya bisa menata PKL dengan baik. (Setia)
Editor: Wayang

0 Comments