LEBAK, bantenhariini.com –
Warga Desa Cijengkol, Kecamatan Cilograng, Yunus Baehaqi mengatakan, masyarakat di sekitar PT Cemindo Gemilang lebih membutuhkan bantuan ketimbang di luar wilayah. Kenapa yang jauh diperhatikan sementara yang dekat terbengkalai. “Ini aneh,” katanya, saat dihubungi bantenhariini.com, Senin (2/10/2017).
Menurutnya, soal bantuan bedah rumah itu tidak masalah dilakukan kepada siapa saja. Namun etikanya perusahaan lebih mengutamakan di sekitar wilayah yang terkena langsung dampak bahaya aktivitas perusahaan semen Merah Putih. Seperti bagaimana pencegahan debu ke masyarakat dan kerusakan jalan raya.
Hal senada diungkapkan Ketua Karang Taruna Desa Pamabulan, Kecamatan Bayah Ahmad Ludin. Menurutnya, PT Cemindo Gemilang hanya mengeruk kekayaan daerah di wilayahnya. Namun dampak positifnya belum ada bagi masyarakat. “Sebab itu kami sangat kecewa atas aktivitas perusahaan semen ini,” katanya.
Pria yang akrab disapa Amey ini menceritakan, bahwa masyarakat di wilayahnya hampir 5 tahun tersiksa dengan kerusakan jalan yang disebabkan aktivitas hilir mudik truk pengangkut bahan-bahan semen. Kerusakan jalan nasional Bayah-Cibareno ini sudah sangat parah.
Perusahaan semen ini dinilainya juga telah merusak lingkungan dan kesehatan masyarakat. Seperti sejumlah mata air mendadak hilang, kekeringan lahan, penyakit ISPA, selain masyarakat Desa Pamabulan dan sekitarnya terus disuguhi suara bising compayor.
Rasa kecewa juga diungkapkan Ketua KNPI Kecamatan Bayah Rizal. Ia menila PT Cemindo Gemilang tidak adil dan tidak peduli terhadap masyarakat sekitar. Seharusnya perusahaan tersebut membantu masyarakat yang terkena dampaknya. “Masa mengeruk kekayaan sumber daya alam di sini, tapi malah bantuannya di Jakarta,” katanya.
Sebelumnya, PT Cemindo Gemilang melakukan bedah rumah sebanyak 83 unit di lingkungan RW 02 dan RW 03, Kelurahan Cilincing, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (28/9/2017). Kegiatan itu dihadiri Gubernur Jakarta Djarot Saeful Hidayat dan Direktur PT Cemindo Gemilang Andre Vincent Wenas.
Diketahui, PT Cemindo Gemilang merupakan perusahaan yang memproduksi semen Merah Putih. Pabriknya di Banten ada di Bayah dan Ciwandan. Pabrik semen terbesar se-Asia Tenggara ini investasinya mencapai Rp 20 triliun. Sementara produski semen untuk di Bayah menghasilkan 4 juta ton per tahun. (Setia)
Editor: Wayang

0 Comments