Kualitas Tanaga Pendidik Terus Diperkuat, Dindikbud Kab Serang Siapkan 100 Beasiswa S2 Guru ASN


SERANG, bantenhariini.id — Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Serang, Aber Nurhadi, membeberkan sejumlah langkah strategis yang terus dilakukan pemerintah daerah untuk memperkuat kualifikasi dan kompetensi tenaga pendidik yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN).

Ia mengungkapkan bahwa Pemkab Serang secara konsisten memberikan dukungan beasiswa bagi guru untuk meningkatkan kualifikasi pendidikannya.

Langkah ini diambil karena kesadaran bahwa ke depan standar kualifikasi pendidikan guru akan semakin tinggi, dan peningkatan ini berdampak langsung pada kualitas pengajaran di ruang kelas.

“Alhamdulillah kemarin 24 orang guru baru diwisuda dan lulus S2 dari UPI. Ini upaya meningkatkan kualifikasi pendidikan para guru dari S1 ke S2, karena sudah ada wacana ke depan bahwa guru itu harus S2,” ujar Aber kepada wartawan, Sabtu, (24/10/2026).

Selanjutnya kata dia, tahun ini Dindikbud tengah mendorong Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Serang agar merestui anggaran yang diajukan untuk program beasiswa S2 guru ASN.

Kuota yang disediakan adalah 100 beasiswa S2, terdiri dari 40 orang untuk di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Serang, dan 60 orang di Universitas Terbuka (UT).

“Mudah-mudahan TAPD merestui memberikan anggaran ini. Jadi guru-guru kita ini nanti kualifikasi pendidikannya sudah semakin mendekati Indonesia Emas, semakin tinggi pendidikannya,” ucap Aber.

Aber menjelaskan, kenapa pendidikan guru harus tinggi karena pendidikan ini akan berdampak pada kompetensi pribadi seorang guru, profesionalitas, dan diharapkan bisa meningkatkan kualitas pembelajaran.

Menurut dia, kualitas pembelajaran akan menentukan hasil belajar atau mutu pendidikan itu akan berkualitas jika proses belajarnya berkualitas. Proses belajar yang berkualitas hanya bisa dihasilkan oleh guru-guru yang berkualitas.

“Oleh karena itu, saya bangga sekali pemerintah kita, Kabupaten Serang, Ibu Bupati, selalu menganggarkan beasiswa untuk para guru. Begitu juga guru-guru PAUD,” papar Aber.

Peningkatan kualifikasi tidak hanya untuk guru sekolah dasar dan menengah. Guru PAUD juga mendapat perhatian besar oleh Pemkab Serang.

Saat ini, kata Aber, hampir 1.000 guru PAUD telah lulus jenjang S1. Sisanya, 400 lebih guru masih menyelesaikan studi S1, yang diharapkan tahun ini lulus semua.

Kemudian, Program RPL UT tahun ini menerima 49 orang, sementara tahun 2027 diperkirakan sekitar 200 orang.

Program ini merupakan kolaborasi beasiswa Pemkab Serang dengan program peningkatan kualifikasi dari Dirjen GTK Kemendikdasmen.Di era pembelajaran digital, peningkatan kualifikasi akademik saja belum cukup.

Dindikbud Serang juga rutin mengadakan pelatihan dan pendampingan penggunaan teknologi informasi bagi guru.

“Presiden punya program papan digital. Kalau gurunya tidak mampu mengoperasikan, pembelajarannya akan kembali konvensional. APBD sudah menganggarkan, meskipun belum ideal, tapi ini menunjukkan political will pemerintah daerah untuk meningkatkan kompetensi digital guru,” jelas Aber.

Aber menyampaikan bahwa dampak positif dari peningkatan kualifikasi guru sudah mulai terlihat. Ada perubahan nyata mulai dari pola pembelajaran, perilaku, hingga wawasan dari masing-masing guru.

Bahkan, 24 guru ASN lulusan S2 UPI Serang ini diharapkan menjadi agen pembaharu di sekolahnya masing-masing, minimal di gugus dan kecamatan, bahkan ke tingkat kabupaten.

“Termasuk guru yang telah menempuh studi di ITB, 3 orang lulusan S2 bidang IPA dan 2 orang matematika. Mereka kini menjadi pelopor berbagai inovasi pembelajaran, termasuk keberhasilan meraih prestasi di ajang Sain Perti di Kecamatan Kramatwatu,” tandasnya. (Red) Roy)

Comments

comments


0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *