Dinas Perumahan Tangsel Ogah Kerjasama dengan Media Online


TANGSEL, bantenhariini.com – Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Kota Tangerang Selatan ogah melakukan kerjasama dengan media online. Mereka tidak mempunyai alasan yang jelas dalam menolak media online sebagai sarana sosialisasi dan publikasi, dengan alasan hanya media cetak sebagai sarana untuk publikasi kegiatan.

Sementara itu pemerintah kota Tangerang Selatan saat ini sedang gencar-gencarnya mensosialisasikan kegiatannya melalui media online. Bahkan pemerintahan Kota Tangerang Selatan sudah memiliki website atau media online tersendiri.

Kasubag Umum Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Kota Tangsel Wendi, ketika dikonfirmasi mengakui hal tersebut. “Kami hanya menggunakan radio dan media cetak yang bisa berkerjasama untuk pemberitaan dan publikasi kami,” katanya, Senin (25/9/2017).

Menanggapi hal tersebut, Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Banten sekaligus Ketua PWI Tangsel Junaidi saat dihubungi wartawan secara serius mengatakan OPD seperti ini harus belajar Undang-Undang Pers.

“Saat ini media yang sudah diakui dewan pers dan pemerintah adalah media cetak, televisi dan radio juga media online yang disebut media siber. Dan OPD yang seperti ini harus belajar lagi tentang Undang-Undang, kalau perlu kita yang biayai bila mereka mau belajar tentang UU Pers,” ujarnya.

Junaidi yang biasa disapa Edi Rusli menambahkan bahwa OPD yang ada di Kota Tangsel harus bijak dalam bekerjasama dengan media, mengutamakan media yang eksis dan berdomisili di Tangerang Selatan, tentu yang telah memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku sehingga menjadi semangat bagi pemilik media untuk memberikan informasi bermanfaat bagi warga Kota Tangsel.

Saat ini di Kota Tangerang Selatan perkembangan media sangat pesat, salah satu bukti kemajuan Kota Tangsel yang cerdas, modern dan religius namun tidak dibarengi penerimaan para pejabat diberbagai OPD dengan alasan lama bila wartawan mau wawancara selalu alasan sedang rapat atau lagi tugas luar, padahal masih jam kerja.

Sama halnya saat konfirmasi ke kantor Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Kota Tangerang Selatan semua pejabat penting seperti kepala dinas, sekdis kasubag, semua keluar bersama-sama, padahal masih jam kerja. “Semoga hal ini menjadi perhatian Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany untuk membangkitkan kembali semangat disiplin pegawai di seluruh lingkungan pemerintah Kota Tangsel,” pungkasnya. (Uchi)

Editor: Wayang

Comments

comments


0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *