Anggota DPRD Kabupaten Serang, Ahmad Muhibbin, berhasil mengukuhkan posisinya sebagai legislator paling populer dan paling banyak dibicarakan di jagat maya se-Provinsi Banten. Berdasarkan laporan riset terbaru dari lembaga analisis media sosial Gawekute Institute, Ahmad Muhibbin sukses mendominasi panggung perbincangan digital di antara seluruh Anggota DPRD di Delapanpaten/Kota yang ada di Tanah Jawara.
Analis Media Sosial Gawekute Institute, Abdul Rozak, mengungkapkan bahwa hasil ini diperoleh setelah pihaknya melakukan penelusuran mendalam (crawling data) selama periode , yakni d 1 Maret hingga 28 Mei 2026 pukul 00.00, Hasilnya menunjukkan tren lonjakan popularitas yang sangat signifikan pada performa digital politisi asal Kabupaten Serang tersebut.
“Kami mengamati dinamika pergerakan data dari bulan ke bulan. Jika pada Maret ranah organik dipimpin stabil oleh Regen Abdul Aris dari Lebak, dan April momentum bergeser ke Andri Permana di Kota Tangerang, maka bulan Mei hingga akhir Juni menjadi momentum krusial yang menandai lonjakan tajam bagi WAhmad Muhibbin. Perbincangan mengenai Anggota DPRD Kabupaten Serang ini melesat tajam hingga menempatkannya di posisi puncak tertinggi se-Banten,” ujar Abdul Rozak dalam keterangannya, di Kota Serang, Kamis (02/07/2026).
Unggul dalam Capaian Jangkauan (Reach) Digital
Dalam matriks ukuran performa digital, Ahmad Muhibbin mencatatkan capaian mengagumkan dengan meraih porsi keterlibatan (Share of Engagement) sebesar 38%. Angka ini mengungguli nama-nama legislator populer lainnya di Banten, seperti Wanto Sugito (DPRD Kota Tangerang Selatan) dengan 28%, Regen Abdul Aris (DPRD Kabupaten Lebak) dengan 19%, dan Andri Permana (DPRD Kota Tangerang) yang mengantongi 15%.
Secara kuantitatif, dominasi Ahmad Muhibbin dipertegas oleh capaian angka Reach atau jangkauan publik tertinggi. Lini masa media sosial mencatat perbincangan tentang dirinya menjangkau hingga 1.531.647 pengguna (reach count) dengan total sebutan atau mentions mencapai 94.738 kali atau sebutan.
“Volume perbincangan dan jangkauan Ahmad Muhibbin adalah yang tertinggi di antara Anggota DPRD Kab/Kota se-Banten. Menariknya, tingginya intensitas perbincangan ini dibarengi dengan sentimen publik yang sangat positif, yakni berada di angka 79%, sementara sentimen netral sebesar 17%, dan sentimen negatif berupa kritik hanya berkisar di angka 4%,” tambah Abdul Rozak membedah isi data analisisnya.
Laporan Gawekute Institute juga mendeteksi bahwa narasi atau topik utama yang membuat nama Ahmad Muhibbin populer di media sosial sangat lekat dengan program pemerintah Banten Kata kunci yang paling sering muncul berputar pada isu seputar sekolah, infrastruktur, pembangunan, pelayanan publik, kegiatan reses, dialog, hingga masa depan Kabupaten Serang dan Provinsi Banten.
Ia menegaskan bahwa data yang disajikan memiliki tingkat akurasi yang tinggi karena diproses melalui sistem kecerdasan buatan (AI-powered clustering) dan metode ilmiah yang ketat. Total basis data yang berhasil disaring dari seluruh kandidat di lini masa Banten secara akumulatif mencapai 4 juta Reach dan 278 ribu Mentions.
“Analisis ini kami lakukan sepenuhnya menggunakan metode Keyword Crawling otomatis melalui mesin atau software analisis media sosial berbasis kata kunci dan query boolean. Sistem kami secara otomatis menyisir dan menarik data dari berbagai platform mulai dari Instagram/Facebook dan TikTok, publik tidak perlu meragukan objektivitasnya,”tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa sistem penataan data di Gawekute Institute telah dilengkapi dengan penyaringan berlapis (multi-stage filtering).
“Setiap data acak yang masuk ke internet langsung melewati tahap pembersihan data (filtering). Melalui algoritma khusus, kami melakukan eliminasi terhadap akun-akun bot, spam promosi, hingga pembersihan noise atau data sampah internet, termasuk menghapus data duplikasi murni. dengan demikian, wawasan politik yang dihasilkan benar-benar bersih, terstruktur, objektif, dan bebas dari bias pantauan manual,”katanya.
Lebih lanjut, dirinya memaparkan karakteristik unik dari data media sosial yang mereka rekam. Menurutnya, popularitas di dunia digital tidak bersifat statis, melainkan bergerak sangat liar dan bergantung pada momentum isu yang sedang bergulir di masyarakat.
“Data perbincangan di media sosial ini luar biasa dinamis. Lonjakan dan pergeseran angka bisa terjadi secara sangat drastis dalam pergeseran waktu yang sangat singkat. Perubahan peta popularitas ini bisa berbalik arah hanya dalam selang waktu beberapa jam, bahkan hitungan menit, ketika sebuah isu atau pernyataan tokoh mulai viral dan direspons massal oleh warganet,”tambahnya.
Ditemui oleh awak media di sela-sela kegiatannya, Ahmad Muhibbin menanggapi santai namun penuh rasa syukur atas rilis data riset tersebut. Sambil tersenyum, politisi yang dikenal dekat dengan konstituennya ini mengaminkan hasil analisis tersebut tanpa sedikit pun menunjukkan kesan jemawa.
“Alhamdulillah, tentu saya mengaminkan dan sangat mensyukuri hal tersebut. Saya berterima kasih kepada masyarakat, khususnya warganet di Banten dan Kabupaten Serang, yang memberikan atensi luar biasa. Namun, hasil riset ini sama sekali tidak membuat saya jemawa atau merasa cepat puas,” kata Muhibbin kepada wartawan.
Bagi Muhibbin, angka-angka tinggi di media sosial bukanlah sebuah prestasi politik akhir, melainkan sebuah amanah dan refleksi dari ekspektasi riil masyarakat di dunia nyata.
“Popularitas di media sosial itu bonus dari kerja-kerja di lapangan. Yang terpenting bagi saya adalah bagaimana tingginya engagement digital tersebut berbanding lurus dengan kemanfaatan nyata yang dirasakan masyarakat. Isu sekolah gratis, infrastruktur, dan pelayanan publik yang ramai dibahas itu adalah PR (pekerjaan rumah) yang harus terus kami kawal di kursi parlemen,” tegasnya.

0 Comments