Persita Tangerang mengantongi tiket 16 besar Liga 2 Indonesia setelah menang atas tuan rumah Perserang dengan skor 1-3. Meskipun pertandingan digelar tanpa penonton, semangat tim yang berjuluk Pendekar Cisadane ini mampu meramaikan pertandingan.
Datang ke Serang untuk menang, tim Persita yang diperkuat Egi Melgiansyah bermain lepas dan menyerang. Hasilnya di menit ke 4 babak pertama, Aldi Al Achya berhasil mencetak gol dengan tendangan kerasnya. Sepanjang pertandingan, Persita bermain sangat disipin dan menjalankan skema dengan baik. Perserang kesulitan untuk menembus barisan pertahanan Persita yang dijaga Ledi Utomo dan Rio Ramandika.
Pada menit ke 41, Persita berhasil menambah keunggulan dengan gol yang dicetak oleh Hari Habrian. Berawal dari aksi Aldi yang mencoba menerobos dari sisi kiri pertahanan lawan, Hari Habrian yang berdiri tanpa pengawalan langsung menendang dan mencetak gol. Sampai jeda babak pertama, Persita tetap unggul dengan skor 2-0.
Berambisi menjadi juara grup, Pendekar Cisadane terus melancarkan serangan. Untuk menambah daya gedor, coach Banur menarik Rachmat Afandi dan memasukkan Rafid Lestaluhu pada pertengahan babak ke dua. Keputusan pergantian pemain ini sangatlah tepat karena pemain yang memiliki kelincahan serta kecepatan ini langsung mencetak gol.
Pada menit akhir pertandingan, Perserang diberi hadiah tendangan penalti oleh wasit karena Penyerang bermonomor punggung 9 dilanggar. Tidak ingin membuang kesempatan, Pemain Perserang berhasil menjadi algojo dan memperkecil keadaan menjadi 3-1 sampai pertandingan selesai. Persita berhasil lolos ke 16 besar dan menjadi juara grup 2 dengan poin 30.
Dengan hasil ini seluruh pemain Persita merasa senang dan sangat bersyukur karena timnya dapat lolos ke fase berikutnya. Rafid Lestaluhu mengatakan kalau kemenangan tim hari ini sangatlah pantas karena semua pemain bermain dengan disiplin dan pantang menyerah. “Alhamdulillah saya sangat bersyukur bisa mencetak gol tapi itu semua berkat kerja keras dan bantuan teman-teman semua,” ujar Rafid Lestaluhu. (Fakhrul)

0 Comments