SERANG, Bantenhariini – Tim ilmuwan komputer dari University of California San Diego dan Brave Software telah mengembangkan perangkat yang berfungsi untuk meningkatkan perlindungan data pribadi saat menjelajahi web.
Perangkat tersebut bernama SugarCoat, akan menghentikan skrip yang membahayakan privasi pengguna. SugarCoat mengganti skrip tanpa merusak privasi. SugarCoat dirancang untuk tergabung dalam browser yang berfokus pada privasi, seperti Brave, Firefox, dan Tor.
“SugarCoat adalah sistem praktis yang dirancang untuk memblokir skrip yang merusak privasi. SugarCoat membiarkan skrip tetap berjalan sehingga menjaga kompatibilitas sekaligus mencegah skrip mengakses data pribadi pengguna,” kata Asisten Profesor di Departemen Ilmu dan Teknik Komputer UC San Diego Deian Stefan, dilansir Techexplore, Sabtu (20/11/2021).
Para peneliti akan memaparkan hasil kerja mereka dalam ACM Conference on Computer and Communications Security (CCS) yang berlangsung di Seoul, Korea pada 14-19 November 2021. Salah seorang mahasiswa tim Stefan, Michael Smith mengatakan SugarCoat merupakan alat yang terintegrasi dengan alat pemblokiran konten, seperti pemblokir iklan untuk memberdayakan pengguna menjelajahi web tanpa mengorbankan privasi.
Sebagian besar alat pemblokir konten melakukan beberapa hal, seperti memblokir total atau mengizinkan skrip dijalankan sepenuhnya. Saat ini, ada lebih dari 6.000 aturan pengecualian yang mengizinkan skrip yang merusak privasi ini.
Namun, ada pendekatan yang lebih baik. Alih-alih memblokir skrip sepenuhnya, alat pemblokiran konten dapat mengganti kode sumber dengan versi perlindungan privasi alternatif. Misal, alat pemblokiran konten menggantikan skrip dengan versi palsu yang terlihat sama.
Tindakan ini dilakukan untuk memastikan alat pemblokiran konten tidak merusak halaman web yang menyematkan skrip dan skrip tersebut tidak dapat mengakses data pribadi. Hingga saat ini, membuat skrip pengganti yang menjaga privasi seperti itu merupakan tugas manual yang lambat bahkan bagi pakar teknik privasi.
para peneliti mengembangkan SugarCoat untuk menghasilkan skrip pengganti yang menjaga privasi. Alat ini menggunakan kerangka kerja penelusuran PageGraph.
SugarCoat memindai data untuk mengidentifikasi kapan dan bagaimana skrip kontak dengan API Platform Web yang mengekspos data sensitif privasi. Kemudian, alat itu menulis ulang kode sumber skrip untuk kontak dengan API SugarCoated palsu supaya tidak mengekspos data pribadi.
Untuk mengevaluasi dampak SugarCoat pada fungsionalitas dan kinerja web, tim mengintegrasikan skrip yang ditulis ulang ke dalam browser Brave. Dari hasil itu, mereka menemukan SugarCoat secara efektif melindungi data pribadi pengguna tanpa memengaruhi kinerja pemuatan halaman. Sekarang SugarCoat sedang digunakan dalam produksi di Brave.
“Brave bersemangat untuk mulai menyebarkan hasil proyek penelitian SugarCoat selama setahun. SugarCoat memberi Brave dan proyek privasi lain kemampuan baru untuk mengalahkan pelacak daring dan membantu pengguna mengendalikan web,” kata Peneliti Privasi Senior dan Direktur Privasi di Brave Software Peter Snyder. (red)

0 Comments