Tangsel, bantenhariini.com – Pembunuhan yang sekaligus pengeroyokan yang dilakukan oleh beberapa orang karena merasa dendam oleh ormas Pemuda Pancasila (PP). Menurut pelaku pembunuhan MBM 16 tahun, karena marah dan kesal oleh ormas pemuda pancasila yang mengganggu MBM. “Awalnya saya kesal karena saya diganggu oleh ormas PP, saya yang sedang ke warung rokok diganggu, dan pada akhirnya saya bilang kepada teman saya untuk menyerang gardu ormas PP,” ujar MBM kepada awak media.
Pembunuhan dan pengeriyokan ini terjadi di Jalan Raya Jelupang-Lengkong Karya, Kelurahan Lengkong, Kecamatan Serpong, Tangsel, Minggu (13/8/2017).
Seseorang yang menjadi korban adalah saudari Elih (73), yang merupakan tuna wisma. Menurut warga sekitar, Elih sering kali tidur dan beristirahat di gardu ormas PP.
Para pelaku pembunuhan menggunakan 15 motor untuk menjalankan aksinya. Dan ada sekitar 20 orang pelaku pembunuhan, enam diantaranya tertangkap.
Sementara MBM ditangkap di daerah Pondok Aren (pelaku pembacokan), dan FSL alias KMG (21) ditangkap di Kembangan Jakarta Barat, MDR (39) ditangkap di Depok, RTO alias UBY (26) ditangkap di Kembangan Jakarta Barat, SMT RYD alias MM (39) ditangkap di Sawangan Depok dan terakhir BCRI alias BR (18) ditangkap di daerah Ciledug dan masih ada 14 lagi yang menjadi burunan Polres Tangsel.
Sekjen Ormas Pemuda Pancasila Iwan Pristiasa tidak membenarkan bahwa pelaku pembunuhan ada dari Ormas Pemuda Pancasila. “Kami dari Ormas Pemuda Pancasila memiliki kartu anggota, tetapi para pelaku tidak mempunyai kartu anggota tersebut. Mereka hanya mengaku saja sebagai ormas kami, itu adu domba namanya, dan tidak akan bertindak gegabah kami percayakan kepada kepolisian,” ujar Iwan Pristiasa.
Menurut Kapolsek Tangsel AKBP Fadli Widiyanto sampai saat ini pihak kepolisian masih mencari pelaku provokasi dengan inisial UB.
Barang bukti yang sudah terkumpul akan menjerat pelaku pembunuhan dan juga pengeroyokan dengan Pasal 340 Subs 338 Subs 170 ayat 2 ke ayat 3 Subs 351 ayat Subs 358 Jo 55 KUHPidana dengan ancaman hukuman mati. (Uchi)
Editor: Wayang

0 Comments