TANGERANG, bantenhariini.id – Setelah dilanda hujan lebat selama 2 jam, kawasan Periuk, Kota Tangerang kembali terkena banjir pada Minggu (23/02).
Curah hujan cukup tinggi menyebabkan sebagian wilayah di Kelurahan Gebang tepatnya Perumahan Garden City, Kecamatan Priuk kembali tergenang banjir. Ketinggian banjir mencapai 120 CM dengan korban sebanyak 728 Kepala Keluarga (KK) dan telah disediakan poskopengungsian Gerbang Raya yang terfokus di gedung kesekretariatan RW 13. Tetapi sebagian besar korban masih memilih tinggal dirumah masing-masing sembari menunggu banjir surut.
Selain karena curah hujan, Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Kota Tangerang Feby Darmawan mengatakan, banjir terkendala karena kiriman dari wilayah lain dan adanya mesin pompa yang sempat tidak berfungsi karena terendam air. Kendati demikian siaga masyarakat sudah dilakukan sejak pukul 01.00 dini hari oleh BPBD kota Tangerang untuk menyelamatkan warga agar segera pindah ke pengungsian dan banjir di prediksi akan surut sore hari.
“Banjir terkendala karena keadaan di wilayah lain, tadi malam juga adanya mesin pompa di RW 21 tidak berfungsi karena terendam. Jadi dalam waktu 2 jam sejak turun hujan sudah menggenangi pemukiman warga. Tapi nanti prediksi kita sore ini sekitar jam 5 sudah surut,” ujarnya.
Pemkot Tangerang terus berupaya melakukan tindakan untuk menangani banjir. Feby juga mengatakan selain penambahan pimpa air juga merencanakan pembelian mesin pompa mobile untuk mempermudah memindahkan genangan air di titik darurat. Mesin pompa yang akan diterjunkan diharapkan tidak akan mati karena tegenang banjir dan mampu mempermudah penurunan debit air.
“Kita sedang merencanakan membeli mesin pompa mobile. Meski kapasitan mesinnya besar tapi bisa mobile seperti perahu dan bisa dibawa kemana. Mesin pompa mobile juga aman jika terendam banjir jadi tidak akan mati sekalipun harus berada di dalam air,” tambahnya saat ditemui di lokasi banjir. (Memey)

0 Comments