SERANG, bantenhariini.com – Duta Baca Indonesia, Najwa Shihab pada hari Selasa, 15 Agustus 2017 kemarin datang ke dua tempat di Banten, Rumah Dunia dan Untirta. Kedatangan Najwa Shihab ke Banten dengan tujuan menularkan budaya literasi kepada masyarakat Banten.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Banten Ajak Moeslim, mengungkapkan kedatangan Duta Baca Indonesia mungkin bisa meningkatkan minat baca sebagian masyarakat Banten. “Saya kira Najwa Shihab adalah orang yang sudah tidak asing lagi, ia merupakan salah satu tokoh media, dan beliau dikenal juga punya kebiasaan membaca, dan semoga bisa ditiru oleh masyarakat Banten,” ungkap Ajak yang ditemui bantenhariini.com di DPK, Rabu (16/8/2017).
Ajak menambahkan walaupun Duta Baca Indonesia datang ke Banten, tapi masih banyak hal yang harus dilakukan untuk menambah minat baca pada masyarakat Banten. “Upaya peningkatan minat baca tersebut memang diperlukan berbagai macam cara, upaya meningkatkan minat baca dari formal dan non formal. Di bagian formal katakanlah diselenggarakan oleh pihak dinas yang terkait, non formal bisa juga dilaksanakan oleh masyarakat yang sadar akan minat baca dan bisa membagikan ilmu tersebut kepada masyarakat luas,” tambah Ajak.
Ia melanjutkan jika membaca memang sesuatu hal yang berat untuk dilakukan, karena saat ini masyarakat akan melakukan sesuatu itu tergantung dengan kebutuhannya. Iya menjelaskan seperti jika dosen atau akademisi, memang kalangan yang dituntut banyak membaca untuk menambah keilmuannya, tetapi untuk masyarakat di kalangan yang lain, yang mereka hanya fokus mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhanya mungkin susah untuk menerapkan aktifitas membaca dalam kesehariannya.
“Tapi dari semua itu kesadaran membaca memang harus hadir,” tambah Ajak. Ajak menjelaskan minat baca masyakat di Banten memang masih rendah. Itu dilihat juga dari rendahnya minat baca Indonesia. Indonesia berada di peringkat 60 dari 61 negara di dunia.
“Memang minat baca di Banten ini masih rendah,tapi kita selalu berusaha meningkatkannyadari berbagai kegiatan,” sambung Ajak. Ia menjelaskan bahwa koleksi buku di DPK terdapat 132.000 buku, dengan tiap harinya ada 400 buku yang didistribusikan ke perpustakaan daerah Provinsi Banten.
Sementara itu DPK mencatat ada 50.000 orang anggota aktif dari 12.203.148 penduduk di Provinsi Banten, berdasarkan data taun 2016. Walaupun minat baca Banten masih rendah, ia mengatakan sudah banyak upaya dalam meningkatkannya. “DPK Banten sendiri sudah banyak melakukan berbagai program dan kegiatan, program silang layang buku, program meminjamkan buku kepada kelompok masyarakat tertentu yang peduli terhadap peningkatan minat baca. Setiap tiga bulan sekali kita salurkan ke 37 titik di Provinsi Banten, juga ada perpustakaan keliling, lomba bercerita, bedah buku, book fair dan lain-lain, juga sering bekerja sama dengan pihak non formal yang menggaungkan budaya baca di Banten ini,” tutup Ajak. (Diah)
Editor: Wayang

0 Comments